Sukses

Kista Ovarium, Haruskah Dioperasi?

07 Aug 2017, 05:15 WIB
Wanita, 23 tahun.

Dr.. saya tgl 3 agustus 2017 pergi ke dokter kandungan karna saya ingin program hamil. Kemudian saya di usg dan kata dokter saya ada kista sebesar 5x6 😭😭 saya lgsg drop . Apa kista hanya bisa sembuh dengan operasi?? Dan apabila nanti saya sudah operasi apa saya masih bisa program hamil.. mohon bantuannya 😭 Karna saya ingin sekali punya anak dok..

Terimakasih telah bertanya tentang kista ovarium melalui fitur Tanya Dokter.

Kami memahami kekhawatiran Anda.

Kista biasanya terjadi di indung telur atau ovarium. Ini merupakan kantong berisi cairan di dalam atau di permukaan ovarium (indung telur). Wanita memiliki dua ovarium di sisi kiri dan kanan rahim. Sel telur berkembang dan menjadi matang di dalam ovarium dan dilepaskan setiap bulan selama usia reproduksi.

Sebagian besar wanita mengalami kista ovarium pada suatu waktu tertentu dalam hidupnya. Seringkali kista ovarium ini jinak dan tidak bergejala. Sebagian besar juga akan hilang tanpa pengobatan apapun dalam beberapa bulan. Namun, sebagian kecil dapat pecah dan menyebabkan gejala yang serius.

Gejala yang dapat timbul ialah:

  • Nyeri perut bawah, nyeri tumpul yang dapat menjalar ke punggung bawah dan paha
  • Nyeri perut bawah sesaat sebelum haid dimulai atau selesai
  • Nyeri perut bawah saat berhubungan intim
  • Nyeri pada saat buang air besar atau terasa adanya tekanan pada usus
  • Mual, muntah, payudara membesar dan nyeri seperti saat hamil
  • Rasa penuh pada perut
  • Tekanan pada kandung kemih sehingga lebih sering BAK 

Kapan harus ke dokter?

Segera periksakan diri apabila mengalami gejala berikut:

  • Nyeri perut yang tiba-tiba dan sangat sakit
  • Nyeri disertai demam atau muntah
  • Tanda-tanda syok seperti kulit yang dingin dan lembap, nafas cepat, rasa melayang atau kelemahan tubuh merupakan tanda kegawatdaruratan

Bagaimana pengobatannya?

Pengobatan kista ovarium tergantung usia, jenis dan ukuran kista ovarium serta gejala yang dialami. Beberapa alternatif pengobatannya ialah:

  • Amati dan tunggu. Pada sebagian besar kasus, kista ovarium diamati dan diperiksa ulang apakah kista tersebut menghilang dengan sendirinya dalam beberapa bulan. Umumnya hal ini yang akan dilakukan pertama kali apabila tidak ada gejala dan USG menunjukkan ukuran kista yang masih kecil.
  • Pil KB. Pil KB dapat mengurangi kemungkinan timbulnya kista baru di masa depan dan mengurangi risiko kanker ovarium.
  • Pembedahan. Bila kista besar dan terus menerus tumbuh atau menteap setelah 2-3 siklus haid, dokter akan menyarankan pembedahan. Kista yang menyebabkan nyeri dan gejala lain juga dapat diangkat.

Jika kista memang harus dioperasi dan hanya terjadi di satu sisi, maka masih terdapat kemungkinan untuk memiliki keturunan selama kondisi ovarium lainnya masih dalam keadaaan sehat dan dapat menghasilkan sel telur yang normal. Namun, jika telah dilakukan penggangkatan kedua ovarium maka kemungkinan mempunyai keturunan secara normal sangatlah sulit hingga nol. Satu-satunya cara yang dapat dilakukan jika anda ingin memiliki keturunan adalah dengan program bayi tabung. Namun karena jika kedua ovarium telah diangkat maka tidak ada lagi yang menghasilkan sel telur, maka sel telur yang digunakan dalam program bayi tabung tersebut diambil dari pendonor sel telur.

Coba Anda diskusikan kembali dengan dokter Anda apakah kista ini benar-benar harus dioperasi dan hanya terjadi di satu sisi. Utarakan apa yang menjadi keinginan Anda, dokter pasti mendengarkan dan akan membantu Anda.

Baca pula artikel berikut:

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan seputar kista ovarium. Semoga bermanfaat. (FA)

0 Komentar

Belum ada komentar