Sukses

Peringatan Konten!!

Artikel ini tidak disarankan untuk Anda yang masih berusia di bawah

21 Tahun

Verifikasi UmurStop Disini

Nyeri Vagina Saat Berhubungan Seksual, Mengapa?

06 Aug 2017, 00:31 WIB
Wanita, 24 tahun.

Dok, saya mengalami pembengkakan di daerah v saya setiap setelah berhubungan dengan suami. ( Sudah dua kali ini ). Dan hampir setiap pagi rasa nyeri juga gatal dan rasa ingin buang air kecil setiap pagi. Rasa tidak nyaman, mengganggu pekerjaan juga rasa bersalah pada suami saya rasakan. Kami ini pasangan suami istri baru,dok. Apa yang sebenarnya terjadi pada saya? Dan bagaimana cara penanganannya agar saya bisa beribadah dengan suami dengan nyaman kembali? Terimakasih 😊

Terima kasih telah bertanya mengenai nyeri saat berhubungan seksual menggunakan fitur Tanya Dokter.

Nyeri saat berhubungan intim di dunia medis dikenal dengan istilah dispareunia. Nyeri ini dapat terjadi saat penetrasi (masuknya penis ke dalam vagina) di awal, pertengahan, ketika orgasme, maupun ketika hubungan intim sudah selesai. Dispareunia dapat disebabkan oleh beberapa hal, diantaranya adalah:

Berkurangnya hormon estrogen yang menyebabkan vagina menjadi kering
Kurang 'foreplay' atau 'pemasanan' sehingga lubrikasi (pelicin) pada vagina kurang
Vaginismus atau kontraksi pada otot vagina yang umumnya disebabkan karena trauma atau perasaan takut
Endometriosis atau pertumbuhan endometrium (lapisan rahim) di luar rahim
Infeksi pada vagina
Infeksi pada serviks (mulut rahim) sehingga ketika terjadi penetrasi dalam maka akan timbul rasa nyeri
Peradangan pada panggul yang dapat diakibatkan oleh infeksi pada saluran reproduksi dan panggul
Penyebab dari terjadinya dispareunia dapat bermacam-macam. Untuk nyeri pada penetrasi dalam, umumnya dapat disebabkan karena infeksi, peradangan panggul, atau endometriosis. Namun, keadaan Anda mungkin disebabkan oleh luka lecet pada vagina itu.
Beberapa saran yang dapat diberikan untuk membantu mencegah nyeri tersebut antara lain :

Lakukan rangsangan seksual (foreplay) yang adekuat sebelum suami melakukan penetrasi penis. Hal ini sedikit banyak juga akan berpengaruh pada ketegangan vagina. Rasa takut atau kekhawatiran dapat membuat vagina menjadi kaku dan kering sehingga mudah terbentuk luka.
Lakukanlah hubungan intim dalam suasana yang santai dan nyaman. Kondisi rileks saat berhubungan akan membuat vagina menjadi lemas dan tidak terasa nyeri saat penetrasi. Semakin anda merasa khawatir dan tidak rileks, semakin sulit untuk mengatasi masalah anda saat ini.
Gunakanlah lubrikasi tambahan untuk memudahkan penetrasi penis ke dalam vagina. Pilihlah pelumas yang lebih bersih dan steril untuk mencegah infeksi pada vagina anda.
Bila masih ada luka lecet, sebaiknya jangan lakukan hubungan seksual dahulu, tunggu hingga luka kering. Dan sebaiknya luka selalu dalam keadaan bersih.
Demikian informasi yang dapat kami sampaikan mengenai nyeri saat berhubungan seksual, semoga bermanfaat. Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar