Sukses

Pertanyaan Seputar Suntik Tetanus

05 Aug 2017, 14:31 WIB
Wanita, 28 tahun.

Malam dokter tolong tanya baru saja saya terkena paku berkarat,tapi saya telah membersihkan luka tersebut dengan sabun antiseptik dan memberikan plester pada luka saya, tahun 2014 saya telah mendapatkan suntik tetanus. Apakah saya masih harus pergi ke dokter? Terima kasih

Terima kasih telah bertanya mengenai suntik TT menggunakan fitur Tanya Dokter.

Izinkan kami menjelaskan sedikit mengenai tetanus. Tetanus merupakan penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri. Bakteri ini akan memproduksi racun yang menyebabkan kejang otot kronis. Tetanus ini sangat berbahaya tapi mudah diatasi jika Anda teliti dan bertindak cepat. Bakteri penyebab tetanus biasanya hidup di kotoran dan tanah, khususnya di area yang terdapat banyak kotoran hewan seperti di peternakan. Bakteri tetanus biasanya masuk ke dalam tubuh melalui luka atau potongan yang ada di tubuh. Bakteri ini tumbuh lebih cepat di area yang kekurangan oksigen. Jadi, semakin dalam dan semakin sempit lukanya, akan semakin sedikit oksigen yang berada di sekitarnya, dan kemungkinan terjadinya tetanus semakin besar. Sebagai contoh, bakteri bisa masuk ke dalam luka dari jarum akupuntur yang kotor. Semakin kotor lukanya, semakin tinggi risiko terjadinya tetanus. Tapi, tetanus juga bisa tumbuh di luka yang bersih.

Karena infeksi tetanus seringkali berakibat fatal, maka tindakan pencegahan merupakan hal terpenting untuk dilakukan. Pencegahan bisa dilakukan dengan dua cara utama, imunisasi dan penanganan luka.

Ada dua jenis imunisasi untuk setiap penyakit, aktif dan pasif. Disebut imunisasi aktif saat vaksin diberikan kepada orang sehingga sistem kekebalan tubuh bisa membuat antibodi untuk membunuh kuman penginfeksi. Sebagian besar ahli, seperti yang dikutip situs webmd, menganjurkan untuk melakukan imunisasi Td (tetanus dan diphtheria) setiap 10 tahun sekali. Sedangkan, mereka yng belum pernah menerima vaksin imunisasi sebaiknya mendapatkan 3 seri imunisasi setiap 7 bulan. Ada juga bukti yang menunjukkan kalau imunisasi tetanus efektif lebih dari 10 tahun. Beberapa ahli mengatakan kalau imunisasi pertama saat sekolah menengah atas dan imunisasi kedua di usia 60 bisa melindungi dari serangan tetanus seumur hidup.

Saat luka, bahkan goresan sekecil apapun, sepanjang merusak kulit, mempunyai kemungkinan mengalami tetanus. Sebagain besar dokter menyarankan langkah berikut:

Jika lukanya bersih dan Anda belum menerima imunisasi tetanus selama 10 tahun terakhir, anak Anda direkomendasikan untuk melakukan imunisasi.

Jika lukanya kotor atau cenderung mengalami tetanus, dokter menyarankan untuk melakukan imunisasi jika anak Anda belum melakukan imunisasi selama 5 tahun terakhir.

Luka yang cenderung mengalami tetanus adalah luka yang dalam dan terkontaminasi dengan kotoran atau tanah. Jika tidak yakin kapan terakhir kali anak Anda menerima imunisasi, lebih baik memilih cara aman dengan melakukan
imunisasi.

Jika anak Anda belum pernah menerima imunisasi saat anak-anak dan mengalami luka terbuka, dokter mungkin akan memberikan vaksin saat perawatan pertama luka.

Hal kedua yang sangat penting untuk dilakukan adalah membersihkan luka secara menyeluruh. Bersihkan luka dengan air bersih dan sabun, cobalah mengeluarkan semua partikel dan kotoran dari luka. Hal ini tidak hanya akan mencegah tetanus tetapi juga mencegah infeksi bakteri lainnya.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan mengenai suntik TT, semoga bermanfaat. Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar