Sukses

Pertanyaan Seputar Janin Tidak Berkembang

05 Aug 2017, 12:44 WIB
Wanita, 21 tahun.

Hallo dok.. Saya mau tanya. Tolong di jawab yaa dok.. Saya sudah periksa kandungan ku yg saat ini menginjak 2bulan. Sy periksa ke 3 tempat. Yang pertama, sy cek usg di RS. Dengan dokter kandungan disana dia memprediksi bahwa kehamilan sy masih belum terlihat maka di berilah obat penguat janin dan folamil genio sy di beri obat penguat janin hanya untuk 7 hari kemudian sy di suruh periksa kembali. Setelah 7hari itu sy cek di tempat yang berbeda di karenakan di rs dokter nya sangat malam . Yang kedua sy cek usg di klinik, yang ini hasilnya bahwa kandungan ku sudah berusia 2 bulan kurang 1minggu di klinik situ sy di beri obat penguat janin lagi untuk 1 bulan. Belum ada satu bulan sy sdh periksa lagi, karena perut terasa keram dan sakit. Kemudian sy pun memeriksakan kembali kandungan ku di klinik dekat rumah.. Ini tempat ke 3 disita saya cek usg tapi kenapa dokter disita mengatakan bahwa janin ku di dalam tidak berkembang ? Saya tanya tanya penyebab janin tidak berkembang itu di karenakan apa ?dokter itu menjawab bisa jadi karena derma yg kurang bagus , sy minta solusi bagaimana cara mencegah janin tidak berkembang ,apa karena saya kekurangan vit atau karena apa kemudian dokter itupun memberikan sy obat onegavit Dan dokter itu menyarankan saya untuk kembali dalam waktu 3hari jika tidak ada perubahan sy di sarankan untuk ikhlaskan kehamilan ku ini dan segera melakukan kuret. Padahal hasil dari dokter 2 itu baik-baik aja ? Dan saya merasakan perut saya membesar ? Perubahan fisik pun terjadi kepada saya? Tolong di jawab dokter.. Terimakasih

Terima kasih telah bertanya mengenai janin tidak berkembang menggunakan fitur Tanya Dokter.

Pertumbuhan dan perkembangan janin dapat dipantau melalui pemeriksaan ultrasonografi (USG) kehamilan. Janin yang tidak berkembang atau biasa disebut pertumbuhan janin terhambat (PJT) merupakan istilah yang digunakan untuk menggambarkan kondisi dimana berat janin tidak sesuai dengan fase kehamilan.

Pada kondisi PJT, berat janin tidak sebesar yang diharapkan untuk usia kehamilan sang ibu. Seringkali, bayi yang mengalami PJT memiliki berat lahir yang rendah (<2500 gram) atau bahkan sangat rendah (<1500 gram).

Dalam banyak kasus, PJT merupakan akibat dari adanya suatu kondisi yang membuat bayi kurang mendapatkan oksigen dan zat gizi untuk pertumbuhannya. Berikut ini beberapa kondisi yang sering menjadi penyebab janin gagal berkembang:

Insufisiensi plasenta. Ini adalah kondisi yang paling umum terjadi, dimana plasenta (ari-ari), jaringan yang berfungsi mengirimkan oksigen dan zat gizi kepada janin tidak bekerja dengan baik.
Kebiasaan merokok, konsumsi alkohol maupun zat adiktif lainnya seperti narkoba.
Infeksi rubela (campak Jerman), sitomegalovirus, toksoplasma, dan sifilis pada sang ibu. Paparan terhadap infeksi ini dapat menimbulkan efek buruk pada janin.
Kondisi medis tertentu yang diidap sang ibu –seperti diabetes, tekanan darah tinggi, penyakit jantung, ginjal, dan anemia.
Lokasi tempat tinggal. Seorang wanita hamil dapat mengalami PJT bila tinggal di dataran tinggi, dimana tekanan oksigen lebih rendah.
Kekurangan gizi.
Kelainan genetik pada janin atau kehamilan multipel (kembar).
Janin yang mengalami kegagalan tumbuh kembang akan lebih berisiko mengalami masalah kesehatan baik sebelum dan sesudah dilahirkan. Jika dilahirkan secara prematur dengan berat lahir yang sangat rendah, bayi tersebut berpotensi mengalami gangguan pertumbuhan. Mengonsumsi makanan sehat, cukup tidur, dan rutin berolahraga dapat meminimalisir risiko janin gagal berkembang.

Kami juga sangat menyarankan Anda untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis kebidanan dan kandungan untuk mengetahui lebih lanjut mengenai janin tidak berkembang.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan mengenai janin tidak berkembang, semoga bermanfaat. Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar