Sukses

Alergi kondom dan Anyang-Anyangan

05 Aug 2017, 07:12 WIB
Wanita, 19 tahun.

Dok, waktu itu saya pernah berhubungan intim dengan suami saya menggunakan kondom, nah setelah itu saya anyang anyangan sekitar 5hari, setelah itu saya berobat, sudah sembuh tapi habis itu anyang anyangan saya kambuh lagi. Sebelumnya saya berhubungan intim tidak menggunakan kondom tapi tidak pernah anyang2an, apakah saya alergi kondom dok?

Terima kasih sudah bertanya mengenai anyang-anyangan dan alergi kondom melalui fitur Tanya Dokter

Penelitian menyebutkan bahwa sekitar 1% populasi yang alergi terhadap lateks –bahan dasar kondom– bisa terkena alergi kondom. Semakin sering seseorang tepapar bahan tersebut, maka semakin besar kemungkinan alergi akan terbentuk.

Gejala awal dan paling ringan dari alergi kondom adalah gatal serta kemerahan pada daerah kemaluan, baik pada pria maupun wanita. Ini serupa dengan dermatitis atopi.Namun alegi kondom tentu saja terjadi di area kemaluan, atau area lain yang berkontak langsung dengan kondom. Pada tingkat yang lebih parah, gatal dan kemerahan tersebut dapat berlanjut menjadi sensasi panas, ruam, hingga terasa nyeri.

Anyang-anyangan paling sering berkaitan dengan infeksi saluran kemih. Pada wanita hal ini sangat mudah terjadi karena saluran kemih wanita pendek. Karena berhubungan seksual bisa turut memaparkan kuman hingga ke saluran kemih wanita, karena lokasi yang berdekatan dengan vagina. Pada kondisi lain, arah cebok yang salah (dari belakang ke depan) akan membawa kumas dari anus ke arah saluran kemih, sehingga memfasilitasi terjadinya infeksi.

Demikian informasi mengenai anyang-anyangan dan alergi kondom. Semoga bermanfaat

0 Komentar

Belum ada komentar