Sukses

Gatal Setelah Haid

04 Aug 2017, 18:10 WIB
Wanita, 23 tahun.

Hallo Dok, saya mau bertanya nih masalah haid, setiap haid saya mesti gatal gatal seperti alergi khususnya di sekitar perut dan belakang pinggang juga sela sela jari jari tangan. Kadang pernah yang parah sampe ruam dan gatal di daerah betis, dagu dan pergelangan tengan, saya sendiri punya alergi minyak kayu putih, dulu kalau nyeri haid saya biasa mengoleskan minyak kayu putih, tapi sekarang kalau waktu haid mengoleskan minyak kayu putih, gatal2 di perut tambah kerasa sampe ruam ruam merah, sudah sekitar 4 tahunan ini saya mengalami hal ini, semenjak kuliah di luar kota, tiap haid pasti gatel2 cuma tingkat parah nya beda2, biasanya kalau nyeri haid parah, rasa dan daerah gatal tambah kerasa. Kira-kira kenapa ya Dok kok bisa gitu, apa solusinya? Terima kasih

Terima kasih telah bertanya seputar vagina gatal dan haid menggunakan fitur Tanya Dokter di KlikDokter.

Kami mengerti kekhawatiran Anda. Gatal di daerah kewanitaan pada saat setelah haid dapat disebabkan karena vagina yang lembap dan kebersihannya kurang terjaga. Selain itu, pembalut juga dapat menyebabkan gatal karena iritasi atau alergi.

Berikut adalah hal-hal yang perlu Anda perhatikan dalam menjaga kebersihan organ kewanitaan:

Bersihkan bagian luar vagina dengan air hangat dan juga sabun lembut tanpa pewangi. Lebih baik lakukan pada saat mandi sore hari. Selain karena air hangat menciptakan efek rileks, air hangat juga dapat meredakan nyeri jika sedang menstruasi.
Kenakan celana dalam katun, jenis tekstil yang terbuat dari serat alami, sehingga kulit tetap dapat bernapas, sirkulasi udara lancar, dan membuat perasaan menjadi lebih segar. Jika sedang mengalami keputihan, gantilah celana dalam 3 kali sehari.
Hindari pemakaian pakaian atau pakaian dalam yang ketat, karena dapat meningkatkan kelembapan. Terutama jika Anda memiliki aktivitas yang tinggi baik di dalam maupun di luar ruangan.
Jika sedang mengalami menstruasi, gantilah pembalut setiap 4-6 jam atau setiap Anda merasa bahwa pembalut Anda terasa basah dan lembap.
Hindari pembalut dengan pengharum.
Setelah buang air, pastikan arah membersihkan vagina adalah dari depan ke belakang. Hal ini perlu dilakukan untuk mencegah kotoran atau virus yang berasal dari saluran pembuangan tidak sampai ke area vagina. Selain itu jangan lupa untuk mengeringkan vagina menggunakan handuk bersih atau tissue.

Hindari berbagai produk pembersih, sebab belum dapat dipastikan tidak menyebabkan masalah kesehatan. Jika sampai terpaksa harus menggunakan pembersih vagina, konsultasikan terlebih dahulu kepada dokter kandungan dan kebidanan tentang produk apa yang harus digunakan. Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar