Sukses

Benjolan Pada Tulang Belakang

04 Aug 2017, 10:00 WIB
Wanita, 19 tahun.

Dok, sy mau tanya. selama 3 tahun terakhir ini sy merasakan ada benjolan pada tulang belakang sy dan teksturnya keras.. saat sy duduk dengan sikap tegap / sikap sempurna benjolan tsb jdi tdk nampak namun sy mengalami kesulitan bernafas dan agak kesakitan.. sebaliknya saat sy duduk dlm kondisi rileks benjolan tersebut sangat terasa ketika sy sentuh dan posisi duduk sy seperti terlihat membongkok. kira" ini penyakit apa dan gimana solusinya ya dok?

dr. Jeannyfer HJ

Dijawab Oleh:

dr. Jeannyfer HJ

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Halo, kami memahami kekhawatiran Anda. Untuk mendiagnosis benjolan, selain wawancara medis mendetil juga dibutuhkan pemeriksaan fisik yang lengkap untuk mengetahui penyebab dasarnya. Antara lain perlu kami ketahui:

ukuran,
lokasi tepat,
warna,
apakah mudah digerakkan,
permukaannya,
apakah semakin membesar dengan cepat atau tetap,
kondisi daerah sekitar benjolan,
dll.

Salah satu kondisi yang menyebabkan timbulnya benjolan pada tulang belakang adalah Gibus. Gibus menandakan bahwa sudah ada kerusakan tahap lanjut pada bagian depan segmen badan tulang belakang Akibat komplikasi dari penyakit spondilitis Tb ( infeksi TBC Pada Tulang). Keadaan ini bersifat menetap karena kerusakan tulang belakang yang sangat luas. Adanya gibus menyebabkan kelainan bentuk tulang belakang yang disebut kifosis (badan menjadi terlihat bongkok).

Umumnya spondilitis TB berasal dari penyebaran TB Paru. Oleh karena itu sebelum timbulnya gejala pada tulang, umumnya penderita akan terlebih dahulu merasakan adanya gejala TB Paru (batuk lama, berdahak, dahak campur darah, keringat malam, penurunan berat badan, anoreksia, dll).

Adakah dari tanda dan gejala tersebut yang Anda alami?

Untuk memastikan penyebab nyeri pada pinggang belakan dan benjolan yang timbul tersebut, sebaiknya Anda segera memeriksakan diri kepada dokter terdekat. Bila kondisi ini berat, dokter kemudian dapat merujuk Anda kepada spesialisasi terkait sesuai dengan arah perkiraan diagnosa dokter tersebut.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam sehat

0 Komentar

Belum ada komentar