Sukses

Gigi Bungsu Sakit dan Dagu Kebas

04 Aug 2017, 00:24 WIB
Wanita, 26 tahun.

hai doktor saya ingin bertanya tentang apa yg berlaku pada saya sekarang... begini gigi bongsu saya sudah keluar bila jumpa doktor.. doktor suruh saya buang.. klinik biasa tak boleh buat kena pegi jumpa pakar... tapi masalah nya sekarang gigi saya sedang sakit mereka bg saya ubat tahan sakit... dan bila saya makan ubat tu.. perut saya sakit sangat bila saya tanya doktor itu cakap itu biasa sebab efek makan ubat tu... disebabkan saya tak tahan sakit gigi saya makan jugak... dan sekarang sakit gigi pada gigi bongsu tu dah kurang sebab ada lubang kat situ tapi doktor tu dah tampal kan... jadi nya sekarang apa perlu saya buat bibir bawah ke dagu saya jadi kebas... rasa sakit jugak pada gigi bawah hadapan.. saya dah buat temujanji dengan doktor pakar pada 10.08.17 dalam masa 2 minggu lagi.. bagaimana saya nak menahan sakit nie.. nak mkan pun tak boleh... mkan bubur telan je.. apa yg boleh saya buat untuk rasa selesa.. sebab saya berkerja bahagian customer servis banyak bercakap.... jadi saya minta doktor bagi saya apa2 yg boleh saya lakukan tuk menghilangkan rasa kebas dan sakit gigi ini..

Terimakasih telah bertanya seputar gigi bungsu sakit dan dagu kebas melalui fitur Tanya Dokter dan maaf atas keterlambatan dalam penjawaban.

Merunut keterangan dari Anda, keluhan awal adalah gigi geraham bungsu sakit sekali dan disarankan dokter gigi untuk dicabut. Sebagai informasi tambahan, jika sakit tersebut spontan, berdenyut tajam, dan disertai sakit saat gigi diketuk atau terkena gigi lawan, sebetulnya gigi tersebut sudah tidak diindikasikan lagi untuk ditambal melainkan harus langsung dirawat saluran akar. Jika gigi ditambal, infeksi malah akan terisolasi dan bertambah parah, berlanjut terus ke bawah gigi (ke jaringan pendukung gigi yaitu gusi dan tulang), menyebabkan lesi perapikal dalam hal ini abses yang berisi nanah, dan dapat merambat ke rongga lain yang terdapat pada wajah seperti sinus.

Dugaan kami penjalaran infeksinya sudah cukup jauh, dan mengenai kanalis mandibula. Kanalis ini adalah kanal yang berisi pembuluh darah arteri dan vena serta percabangan dari persyarafan trigeminal. Itulah yang mungkin menyebabkan Anda merasa kebas pada dagu dan sekitarnya. Rasa sakit berdenyut yang Anda rasakan hingga saat ini (beberapa hari paska pencabutan) wajar saja terjadi, gigi sehat pun jika dicabut tentu bekas luka akan terasa nyeri selama beberapa hari apalagi dalam kasus Anda gigi tersebut mengalami komplikasi dan riwayat infeksi cukup berat di daerah periapikal (daerah sekitar ujung akar gigi). Mengenai rasa kebas (parestesi) yang Anda rasakan, ada dua kemungkinan, bersifat temporer/sementara atau permanen. Namun tidak perlu panik dulu, sepertinya pada kasus Anda ada harapan bahwa kebas tersebut hanya sementara. Regenerasi jaringan syaraf termasuk yang paling sulit dibandingkan sel-sel tubuh lain misalnya kulit, oleh sebab itu pemulihannya membutuhkan waktu cukup lama, bisa mencapai 6 bulan bahkan lebih. Untuk mempercepat penyembuhan, pasien dapat diresepkan obat pereda nyeri ditambah obat lambung setengah jam sebelum makan dan vitamin neurotropik (vit. B kompleks) untuk pemulihan kesehatan jaringan syaraf, dan obat-obatan lain yang berfungsi memperbaiki hantaran impuls syaraf. Namun sebaiknya obat-obatan ini tidak dibeli secara bebas tapi berkonsultasi dengan dokter terlebih dulu.

Demikian jawaban yang dapat kami berikan mengenai gigi bungsu sakit dan dagu kebas, semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar