Sukses

Peringatan Konten!!

Artikel ini tidak disarankan untuk Anda yang masih berusia di bawah

21 Tahun

LanjutkanStop Disini

Cara Memperbesar Penis

03 Aug 2017, 01:26 WIB
Wanita, 32 tahun.

ap bnr obt pmbsar penis yg d jual d psarn itu btul2 dpt mnbsar kn penis...jika ad cra yg lbih baik ..gmna sih dok...? trima ksih...

Terima kasih telah bertanya seputar memperbesar penis melalui fitur Tanya Dokter.

Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan. Meskipun teknologi medis yang sudah demikian maju belakangan ini, tetap saja tidak sedikit khalayak yang akhirnya memutuskan untuk memperbesar penis dengan metode yang belum tentu aman pelaksanaan dan dampaknya. Berikut ini adalah beberapa metode memperbesar penis yang marak beredar di pasaran dewasa ini:

  1. Pil dan lotion
    Biasanya mengandung vitamin, mineral, herbal atau hormon yang mengklain dapat memperbesar penis. Tidak ada satupun produk tersebut yang telah terbukti secara ilmiah dapat memperbesar penis dan beberapa justru terbukti berbahaya. Kesimpulannya? BAHAYA.
  2. Vacuum pump
    Pompa bekerja dengan mengalirkan darah ke penis dan membuatnya membengkak, seringkali digunakan untuk terapi disfungsi ereksi dan dalam jangka panjang dapat menyebabkan rusaknya jaringan elastis pada penis. Kesimpulannya? BERISIKO dan BAHAYA.
  3. Stretching
    Prosedur ini menggunakan semacam alat untuk menghasilkan traksi pada penis. Belum ada studi ilmiah yang membuktikan bahwa prosedur ini dapat meningkatkan ukuran penis. Prosedur ini sendiri dapat menyebabkan terbentuknya jaringan parut, nyeri dan defek pada penis. Kesimpulannya? BERISIKO.

Karena itu, sebaiknya berpikir matang-matang sebelum mencoba produk apapun yang katanya dapat memperbesar penis. Bukannya mendapatkan hasil yang diinginkan, malahan mendapatkan efek samping menjadi impoten.

Bagaimana dengan Tindakan Bedah?

Perlu diingat bahwa metode bedah sebagai cara memperbesar penis bukanlah didasarkan atas indikasi kosmetik. Tindakan bedah dilakukan pada laki-laki yang memiliki gangguan fungsi pada penis karena cacat lahir atau trauma. Prosedur bedah sendiri beresiko menyebabkan terjadinya penis yang bengkok dan asimetris.

Panjang penis yang normal adalah 7,6 - 10,2 cm (saat lemas) dan 12,7 - 17,8 cm (saat ereksi). Penis dianggap kecil (abnormal) jika panjangnya kurang dari 7,6 cm saat mengalami ereksi (mikropenis). Jika ukuran penis Anda masih ada dalam kisaran ukuran tersebut maka tidak ada yang perlu Anda khawatirkan.

Demikian informasi yang dapat kami berikan mengenai memperbesar penis. Semoga bermanfaat.

 

Salam sehat. 

0 Komentar

Belum ada komentar