Sukses

Peringatan Konten!!

Artikel ini tidak disarankan untuk Anda yang masih berusia di bawah

21 Tahun

LanjutkanStop Disini

Onani dan Keperjakaan

03 Aug 2017, 00:08 WIB
Pria, 18 tahun.

Apakah kalau onani bisa menghilangkan perkaja atau tidak? terima kasih

Terima kasih sudah bertanya tentang Onani dan Keperjakaan menggunakan fitur tanya dokter di Klikdokter.

Perlu diketahui terlebih dahulu makna keperjakaan itu sendiri. Pada prinsipnya pada laki-laki tidak dapat ditemukan ciri-ciri maupun tanda yang dapat menunjukkan bahwa laki-laki tersebut sudah tidak perjaka lagi atau pernah melakukan hubungan seks sebelumnya.

Berbeda dengan perempuan, dimana organ kemaluan perempuan dianugerahi salah satu organ bernama hymen atau selaput dara. Dimana kehadiran selaput dara kerap dijadikan parameter atau patokan seorang perempuan sudah pernah berhubungan seks sebelumnya atau belum.

Laki-laki tidak dianugerahi organ yang dapat dijadikan ciri anatomis keperjakaan. Karena dari sudut pandang anatominya, saluran reproduksi dan saluran ekskresi (untu BAK) laki-laki menjadi satu.

Ada beberapa orang beranggapan jika terdapat ciri khusus pada penis pria yang perjaka, hal ini tidaklah benar. Karena ciri penis yang tidak perjaka ataupun perjaka tidak dapat dibuktikan secara fisik. Pun dalam medis sendiri sampai saat ini belum ada literatur dan penelitian medis yang telah dilakukan untuk mendapatkan ciri-ciri tersebut berdasarkan pemeriksaan fisik. Kebanyakan hanya mitos saja jika ada sumber yang mengatakan terdapat ciri penis yang tidak perjaka.

Laki-laki disebut tidak lagi perjaka bila telah melakukan hubungan intim dengan psangan (baik laki-laki maupun perempuan), namun onani (perangsangan seksual yang dilakukan sendiri) tidak termasuk didalamnya. Sehingga, laki-lakii yang telah melakukan onani tidak dapat disebut tidak perjaka lagi, sampai dia melakukan hubungan intim dengan psangannya.


Demikian informasi yang dapat kami sampaikan tentang Onani dan Keperjakaan, semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar