Sukses

Sesak Nafas Saat Melakukan Aktivitas/Olahraga Berat ?

02 Aug 2017, 21:24 WIB
Wanita, 17 tahun.

Dok, saya kalo melakukan aktivitas/olahraga yang berat seringkali mengalami sesak nafas terkadang juga sering mengalami nyeri di dada/punggung/perut bagian kanan, apakah itu karena lemak yang berlebih atau karena indikasi lain?

dr. Jeannyfer HJ

Dijawab Oleh:

dr. Jeannyfer HJ

Terimakasih telah menggunakan layanan e-Konsultasi Tanya Dokter KlikDokter.

Halo, kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan.

Tanda-tanda dari sesak napas dapat berupa :

Peningkatan jumlah frekuensi napas (dewasa >20x/menit; anak >30x/menit; bayi>40x/menit)
Kebiruan pada sekitar bibir, ujung-ujung jari
Adanya suara napas tambahan seperti ngorok, serak, grok-grok, mengi.

Saat melakukan aktivitas/olahraga yang berat, frekuensi napas akan meningkat sebagai kompensasi kebutuhan oksigen yang meningkat. Hal ini adalah wajar. Tentunya hal ini akan membaik apabila Anda melakukan istirahat. Namun jika mengalami kesulitan bernafas, sesak nafas yang terus menerus, sesak nafas saat istirahat segera kunjungi dokter.

Perasaan yang dirasakan oleh seseorang mengenai ketidaknyamanan atau kesulitan dalam bernapas dapat disebabkan oleh banyak hal. Untuk itu dibutuhkan pemeriksaan lengkap secara langsung oleh Dokter. Sesak napas dapat disebabkan oleh gangguan dalam sistem pernapasan (hidung, tenggorokan paru-paru) atau gangguan yang berasal dari luar paru-paru (jantung).

Selain masalah pada jantung, sesak nafas juga bisa disebabkan oleh penyakit paru. Yang tersering adalah bila terdapat asma, bronkitis atau radang paru (pneumonia). Kecuali asma, pada bronkitis atau pneumonia biasanya disertai dengan demam (yang dapat tinggi) dan batuk. Apakah Anda mengalami kedua kondisi ini sebelumnya? Pada asma, biasanya penderita memiliki riwayat alergi, baik terhadap makanan, debu, dingin, atau yang lainnya. Asma juga dapat dipicu oleh olahraga, yang sering disebut dengan exercise-induced asthma. Apakah Anda memiliki riwayat alergi? Bagaimana dengan keluhan Anda dan sudah berapa lama terjadi?

Penyebab kegawatdaruratan karena sesak napas dapat berupa :

Asma : batuk, mengi
Infeksi paru (pneumonia) : batuk, panas, sesak napas
Alergi (pembengkakan pada tenggorok yang menyebabkan terjadinya sumbatan) : riwayat makan makanan yang menyebabkan alergi (seafood, kacang, telur, dan lain sebagainya)
Sakit jantung (disertai nyeri dada)
Trauma dada (kecelakaan yang mengenai dada) : riwayat benturan keras di daerah dada, sesak napas, nyeri dada, ada kerusakan pada dada (patah tulang), pendarahan.
Selain dari kelainan organik juga perlu dicari ada tidaknya gangguan psikologis, karena sesak napas juga dapat disebabkan oleh rasa cemas, panik, stres, depresi dan berbagai emosi negatif lainnya. Jika memang tidak ada masalah organik maka masalah psikologis harus dipikirkan, dan bukan tidak mungkin jika sesak napas merupakan akibat dari kombinasi keduanya.

Keluhan nyeri di dada dapat disebabkan oleh berbagai sebab, diantaranya disebabkan karena gangguan jantung, gangguan otot atau tulang, paru-paru, saluran pencernaan atau psikologis. Nyeri perut kanan dapat disebabkan oleh gangguan otot, otot yang berkontraksi terlalu hebat mungkin saja menjadi penyebab apabila anda memang aktif, riwayat trauma sebelumnya, atau beraktivitas (olahraga) tanpa pemanasan, gangguan sistem pencernaan, gangguan sistem reproduksi (gangguan dari sistem reproduksi umumnya terjadi pada daerah indung telur atau saluran tuba kanan).
Gangguan dari sistem pencernaan yang paling sering adalah appendisitis akut / kronik (usus buntu).

Karena banyaknya kemungkinan yang dapat menyebabkan keluhan Anda, sebaiknya Anda mememeriksakan diri ke dokter guna dilakukan wawancara dan pemeriksaan fisik secara langsung.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

Salam,

 

0 Komentar

Belum ada komentar