Sukses

Mengatasi Oligozoospermia

02 Aug 2017, 13:03 WIB
Wanita, 30 tahun.

Bagaimana cara menyembuhkan sperma oligospermatozoa? Saya sudah ke dr.andrologi di kasih obat vitan,blesifen,infelon. Tp tetep tidak ada perkembangan.

Terima kasih telah menggunakan fitur tanya dokter mengenai Oligozoospermia.

Oligozoospermia adalah istilah medis untuk menggambarkan keadaan jumlah sperma yang dihasilkan < 20 juta / ml cairan ejakulat. Normalnya jumlah sperma berkisar antara 20 juta / ml hingga 120 juta / ml.

 Gangguan pada jumlah sperma dan kualitas sperma dapat terjadi akibat:

Kelelahan
Tidur yang kurang
Kegemukan
Kebiasaan merokok dan minum minuman keras
Faktor psikologi : stress berkepanjangan, panik, depresi
Faktor lingkungan (radiasi atau bekerja di lingkungan yang tinggi cemarannya, seperti kawasan industri)
Suhu di sekitar testis yang terlalu panas, misalnya pada orang yang bekerja terus-menerus di dekat panas seperti supir atau juru masak, atau memakai celana yang terlalu ketat juga bisa mengganggu kesehatan testis
Ketidakseimbangan hormon testosteron
Varikokel (pembesaran pembuluh darah vena di buah zakar)
Infeksi saluran reproduksi
Kelainan kromosom

Saat ini sebaiknya, Anda berkonsultasi dengan dokter spesialis kebidanan dan kandungan atau dokter spesialis andrologi untuk penanganan lebih lanjut sesuai dengan kondisi Anda. Perlu terlebih dahulu penyebab kondisi ini untuk penanganan yang optimal.

Selain dari pengobatan yang sesuai dengan penyebab, kualitas sperma dapat ditingkatkan dengan meningkatkan asupan makanan yang mengandung:

Vitamin C: Melindungi sperma dari kerusakan karena oksidasi serta mengurangi aglutinasi sperma (sperma saling menempel)

Vitamin B6: Penting dalam pembentukan hormon seks pria

Vitamin B12: Bersama dengan asam folat, B12 diperlukan untuk pembentukan materi genetik. Kadar yang kurang menyebabkan produksi sperma yang abnormal, penurunan jumlah sperma, dan kemampan gerak sperma.

Vitamin E: Juga merupakan antioksidan. Membantu sperma dalam penetrasi sel telur.

Zinc: Kekurangan zinc menurunkan kadar testosteron. Suplementasi mikronutrien ini dapat meninkatkan jumlah sperma dan memperbaiki kesuburan.

Arginin dan L-Carnintine: Asam-asam amino yang diperlukan dapal pemebentukan serta fungsi normal sperma.

 Yang dapat Anda lakukan untuk mengatasinya adalah berolah raga teratur, makan makanan yang banyak mengandung zink (sea food, terong), dan vitamin E (tauge) yang dapat membantu meningkatkan jumlah sperma. Hindari stres dan faktor risiko yang kami sebutkan di atas dapat membantu memperbaiki kualitas sperma. Di samping mengubah pola hidup menjadi lebih sehat. 

Untuk mengetahui sperma sudah bertambah jumlahnya biasanya setelah 3-6 bulan pengobatan, dokter akan memeriksa ulang analisis sperma, dan dibandingkan hasilnya dengan sebelum pengobatan sesuai dengan kondisi Anda. 

Demikian informasi kami sampaikan, semoga bermanfaat.  

Salam sehat selalu,

Tim Redaksi KlikDokter

0 Komentar

Belum ada komentar