Sukses

Penyebab Keputihan

01 Aug 2017, 23:53 WIB
Wanita, 24 tahun.

Dok, saya sudah 3 atau 4 bulan keputihan, warnanya kuning dan baunya tidak enak, bulan pertama hanya keluar kuning itu saja, lalu bulan kedua jadi semakin kental dan terasa gatal, terus saya cari obat keputihan di apotik habis itu sembuh, lalu bulan berikutnya muncul lagi dan saya belikan obat lagi sembuh lagi, tapi seperti sebelumnya keluar keputihan kuning lagi, lalu saya coba minum jamu kunir setiap hari, hasilnya cukup berkurang, sudah tidak sebanyak dulu dan gatalnya berkurang, tapi kemarin keluar keputihan putih kental ada sedikit bercak merah. Datang bulan saya selama ini masih lancar. Keputiha saya yang berwarna kuning itu kenapa dok? Apakah benar itu tanda kanker? Karena saya belum periksakan ke dokter sama sekali. Terima kasih sebelumnya.

Terimakasih telah bertanya seputar keputihan melalui fitur Tanya Dokter.

Keputihan adalah salah satu mekanisme "pembersihan" dalam sistem reproduksi wanita. Cairan yang dihasilkan oleh kelenjar di dalam vagina dan leher rahim ini membawa keluar sel-sel mati dan bakteri sehingga vagina tetap bersih dan bebas infeksi.

Seringkali, keputihan merupakan hal yang normal. Keputihan yang normal berwarna bening hingga putih keruh dan/atau kekuningan jika menempel pada pakaian dalam, tidak berbau dan tidak menimbulkan keluhan seperti gatal atau rasa tidak nyaman.

Perubahan pada keputihan yang normal ini dapat disebabkan oleh siklus menstruasi, stres psikologis/emosional, status gizi, kehamilan, dan penggunaan obat-obatan (termasuk pil KB).

Bila terdapat perubahan pada warna dan jumlah cairan keputihan, mungkin itu merupakan tanda infeksi jamur/bakteri/parasit di dalam vagina. Gejalanya ialah:

Keputihan disertai gatal-gatal, kemerahan, rasa perih/nyeri
Volume keputihan banyak dan makin bertambah jumlahnya
Rasa terbakar/panas/perih saat BAK
Keputihan berwarna putih susu dan sangat kental
Warna cairan keabu-abuan/kuning kehijauan dengan bau yang menyengat (asam atau amis)

Jika keputihan abnormal maka perlu diobati karena dapat menyebabkan penyebaran infeksi ke organ dalam, yang bukan tidak mungkin menyebabkan terjadinya gangguan kesuburan. Kami sarankan agar Anda memeriksakan diri ke dokter kulit atau kebidanan untuk memastikan penyebabnya apa sehingga bisa ditentukan antibiotik yang tepat. Berikut adalah tambahan gaya hidup yang baik untuk mencegah timbulnya keputihan abnormal:

Sering mengganti celana dalam apabila berkeringat atau lembab
Menghindari penggunaan celana ketat yang terbuat dari bahan yang tidak menyerap keringat
Menghindari penggunaan produk pembersih kemaluan yang dapat menyebabkan perubahan keasaman dan keseimbangan bakteri dalam liang kemaluan ibu
Bila hendak membilas setelah buang air kecil, lakukanlah dengan arah dari depan ke belakang menggunakan handuk.

Demikian informasi ini kami sampaikan seputar keputihan, semoga bermanfaat.

 

0 Komentar

Belum ada komentar