Sukses

Sering BAK Malam Hari, Mengapa?

02 Aug 2017, 09:41 WIB
Pria, 20 tahun.

Selamat siang dok. saya mau tanya, teman saya sering mengalami buang air kecil terus menerus tapi hanya pada malam hari. jumlah urine yang di keluarkan tidak banyak. ketika baring rasa ingin buang air kecil itu muncul. kira-kira itu kenapa ya dok? terima kasih dok

dr. Ellen Theodora

Dijawab Oleh:

dr. Ellen Theodora

Terima kasih telah bertanya mengenai sering kencing menggunakan fitur Tanya dokter.

Kami memahami kekhawatiran teman Anda. Sebelumnya kami ingin mengajukan pertanyaan, sejak kapan keluhan sering berkemih dirasakan? Berapa banyak air yang dikonsumsi dalam sehari, apakah Anda sering minum? Apakah terdapat keluhan anyang-anyangan atau buang air kecil tidak lampias? Apakah terdapat nyeri pada saat berkemih? Apakah ada keluhan lain yang dirasakan?

Ada beberapa kondisi yang sering menyebabkan buang air kecil:

-Infeksi Saluran Kencing: infeksi saluran kencing menyebabkan keluhan sering BAK, nyeri, sedikit-sedikit, rasa tidak lampias (rasa ada sisa setelah kencing), bisa disertai dengan perubahan warna kencing menjadi keruh atau kemerahan. Infeksi saluran kencing dapat pula disertai dengan penyakit batu saluran kencing. Faktor risiko terjadi infeksi saluran kencing adalah minum sedikit, sanitasi yang buruk, dan hubunan seksual yang tidak sehat.

-Diabetes mellitus (kencing manis): ditandai dengan keluhan banyak minum, banyak makan, banyak kencing terutama pada malam hari, penurunan berat badan, dan keluhan-keluhan tidak khas lainnya.

-Diabetes insipidus: kekurangan hormon antidiuretik atau kurangnya respon ginjal terhadap hormon antidiuretik. Kondisi ini menyebabkan jumlah air kencing yang berlebih.

-Pembesaran kelenjar prostat: biasa terjadi pada pria yang sudah lanjut usianya >50 thn.

Untuk memastikan penyebab keluhan teman Anda, diperlukan pemeriksaan lebih lanjut berupa wawancara medis, pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan penunjang, misalnya urinalisis. Kami menyarankan untuk memeriksakan diri ke dokter umum atau dokter penyakit dalam untuk diperiksa lebih lanjut.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

 

Salam sehat,

0 Komentar

Belum ada komentar