Sukses

Keputihan

01 Aug 2017, 17:32 WIB
Wanita, 16 tahun.

Dok, kalo di usia saya 16 tahun mengalami peradangan setelah khaid dan keputihan yang tak biasa apa solusinya dan apa pencegahanya.. kadang merasa gatal dan risih dengan daerah kewanitaan ini.. bisa dijelaskan dok, makasih..

dr. Nadia Octavia

Dijawab Oleh:

dr. Nadia Octavia

Terimakasih telah bertanya tentang Keputihan melalui fitur Tanya Dokter.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Keputihan dapat timbul dari berbagai keadaan, yaitu secara normal atau fisiologis, dan secara patologis. Keputihan fisiologis adalah keputihan yang normal terjadi akibat perubahan hormonal, seperti saat menstruasi, stres, kehamilan, dan pemakaian kontrasepsi. Sedangkan keputihan patologis adalah keputihan yang timbul akibat kondisi medis tertentu dengan penyebab tersering adalah akibat infeksi parasit, jamur, atau bakteri.

Cairan vagina normal memiliki ciri-ciri antara lain warnanya putih jernih, bila menempel pada pakaian dalam warnanya kuning terang, konsistensi seperti lendir (encer-kental) tergantung siklus hormon, tidak berbau serta tidak menimbulkan keluhan. Cairan tersebut berasal dari lendir serviks, dinding vagina, serta keringat dari vulva. Umumnya cairan ini tidak berbau amis, namun terkadang bau tersebut juga dipengaruhi oleh sedikit-banyaknya keringat yang dihasilkan oleh kelenjar keringat di daerah intim.

Ketika cairan yang keluar dari vagina sudah mengalami perubahan warna (menjadi putih susu, keabuan, hingga kehijauan), disertai darah, berbau tidak sedap, atau berjumlah banyak dan disertai keluhan lain (seperti gatal, panas, dan lain-lain) menunjukkan bahwa telah terjadi keputihan abnormal yang umumnya disebabkan karena infeksi pada saluran reproduksi oleh bakteri, jamur ataupun parasit. Keputihan abnormal perlu diobati karena dapat menyebabkan penyebaran infeksi ke organ dalam.

Berikut adalah tips yang penting diketahui untuk mencegah keputihan abnormal:

Sering mengganti celana dalam apabila berkeringat atau lembab. Gunakan celana dalam bahan katun yang mudah menyerap keringat, serta hindari ukuran celana dalam yang terlalu ketat.
Apabila ingin menggunakan panty liner pilihlah yang tidak mengandung pengharum dan tidak digunakan selama lebih dari 4-6 jam
Menghindari penggunaan produk pembersih kemaluan yang dapat menyebabkan perubahan keasaman dan keseimbangan bakteri dalam liang kemaluan
Bila hendak membilas setelah buang air kecil, lakukanlah dengan arah dari depan ke belakang menggunakan handuk atau tissue kering
Merujuk pada keluhan Anda, dimana keputihan tersebut disertai bau tidak sedap, kami menyarankan Anda untuk menemui Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan agar Anda dapat menjalani pemeriksaan fisik dan diagnostik lebih lanjut untuk menentukan penyebabnya.

 

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan tentang Keputihan. Semoga bermanfaat untuk Anda.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar