Sukses

Flek Berbau Amis

01 Aug 2017, 15:34 WIB
Wanita, 39 tahun.

Dok, saya mau bertanya Keluar flex darah dan bau amis itu kenapa yah dok penyebab nya ? Mens saya teratur, saya hampir setiap hr berhubungan dengan suami saya. Tidak ada rasa nyeri juga ketika berhubungan, rasa panas seperti terbakar juga tidak, perih pada vagina juga tidak. Sudah 2 atau 3 bulan ini setelah habis mens selalu keluar flek darah kadang coklat dan amis. Flek nya berkepanjangan dok, terutqma di masq subur. Terima kasih , tolong saya dibantu

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter.

Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan. Keputihan adalah cairan yang keluar dari vagina. Keputihan dapat timbul dari berbagai keadaan, yaitu secara normal/fisiologis dan secara patologis. Keputihan fisiologis adalah keputihan yang normal terjadi akibat perubahan hormonal, seperti saat menstruasi, stres, kehamilan, dan pemakaian kontrasepsi. Sedangkan keputihan patologis adalah keputihan yang timbul akibat kondisi medis tertentu dengan penyebab tersering adalah akibat infeksi parasit / jamur / bakteri.

Cairan vagina normal memiliki ciri-ciri antara lain warnanya putih jernih, bila menempel pada pakaian dalam warnanya kuning terang, konsistensi seperti lendir (encer-kental) tergantung siklus hormon, tidak berbau serta tidak menimbulkan keluhan.


Ketika cairan yang keluar dari vagina sudah mengalami perubahan warna (menjadi putih susu, keabuan, hingga kehijauan), berbau, banyak dan disertai keluhan lain (seperti gatal, panas, dll) menunjukkan bahwa telah terjadi keputihan abnormal yang umumnya disebabkan karena infeksi pada saluran reproduksi oleh berbagai kuman, jamur ataupun parasit.


Keputihan abnormal maka perlu diobati karena dapat menyebabkan penyebaran infeksi ke organ dalam dan sebaiknya menghindari hubungan seksual terlebih dahulu. Selain itu lakukan beberapa tips di berikut ini untuk mencegah keputihan:

Sering mengganti celana dalam apabila berkeringat atau lembab
Menghindari penggunaan celana ketat yang terbuat dari bahan yang tidak menyerap keringat
Apabila ingin menggunakan panty liner pilihlah yang tidak mengandung pengharum dan tidak digunakan selama lebih dari 4-6 jam
Menghindari penggunaan produk pembersih kemaluan yang dapat menyebabkan perubahan keasaman dan keseimbangan bakteri dalam liang kemaluan ibu
Bila hendak membilas setelah buang air kecil, lakukanlah dengan arah dari depan ke belakang menggunakan handuk.
Jika keputihan yang dialami merupakan keputihan abnormal yang disebabkan oleh infeksi maka memerlukan pengobatan dengan antijamur / antibiotik / antiparasit sesuai dengan kuman penyebabnya.pengobatan yang tidak tepat guna ataupun tidak tepat dosis alih-alih mengobati justru dapat menimbulkan kekebalan kuman penyebabnya.Kami sarankan anda memeriksakan diri ke dokter spesialis kebidanan dan kandungan atau dokter spesialis kulit dan kelamin untuk mengetahui penyebab dari keputihan pada anda.

Sedangkan untuk kanker leher rahim.Gejala paling umum dari kanker leher rahim (serviks) adalah perdarahan abnormal dari vagina atau flek (bercak) vagina. Perdarahan abnormal ini terutama terjadi setelah berhubungan seksual, namun dapat muncul juga perdarahan diantara 2 siklus menstruasi, menoragia, atau bercak / perdarahan postmenopause. Bila perdarahan berlangsung dalam jangka waktu lama maka pasien dapat mengeluh lelah dan lemas karena anemia yang dialaminya.

Bercak kekuningan yang encer diikuti dengan bau amis juga dapat merupakan tanda-tanda keganasan. Gejala biasanya baru muncul ketika sel yang abnormal berubah menjadi keganasan dan menyusup ke jaringan sekitarnya.

Akan tetapi gejala-gejala ini baru ditemukan setelah sel abnormal berubah menjadi keganasan dan menyusup ke jaringan sekitarnya yang umumnya membutuhkan waktu hingga belasan tahun. Sedangkan luka atau tanda paling awal yang dapat ditemukan sebelum berkembangnya kanker serviks (lesi pra-kanker serviks) hanya dapat ditemukan melalui pemeriksaan pap smear yang dilakukan oleh dokter spesialis kebidanan dan kandungan.

Untuk itu kami menganjurkan agar Anda dapat memeriksakan diri ke dokter spesialis kebidanan dan kandungan untuk penanganan lebih lanjut.

0 Komentar

Belum ada komentar