Sukses

Bagaimana Penanganan Diare yang Tepat?

01 Aug 2017, 14:46 WIB
Wanita, 16 tahun.

hallo dok. saya mau bertanya 2 hari yang lalu saya mengalami demam tinggi, badan saya juga lemas , pusing, dan malamnya saya merasa mual. keesokan harinya panas saya sudah menurun tetapi mual sampai muntah masih tetap ada dan sampai sekarang ditambah dengan buang air besar cair. saya sekarang sudah 3× BAB cair. jadi dok yang saya alami ini penyakit apa ?

Terima kasih telah menggunakan fasilitas e-konsultasi dari KlikDokter.com untuk menanyakan tentang penanganan diare.

Bagaimana dengan diare Anda? Apakah air atau ada ampas?Lebih banyak air atau ampas? Adakah darah? Lendir? Berapa kali dalam sehari Anda mengalami diare?Bagaimana dengan kondisi umum Anda?Apakah merasa lemas?Dapatkah Anda beraktivitas?

Diare adalah peningkatan jumlah ( tiga kali atau lebih) atau penurunan konsistensi dari tinja (menjadi lunak atau cair) dalam waktu 24 jam. Diare dapat dibagi menjadi akut (kurang dari 14 hari) dan persisten (lebih dari 14 hari) dan kronik (lebih dari 1 bulan).

Gejala dan tandanya meliputi: Konsistensi feses menurun (cair) dengan/ tanpa darah, suhu badan mungkin meningkat (demam), nyeri perut, sakit kepala, nafsu makan tidak ada/ berkurang, lemah, mual, muntah, mialgia (nyeri otot), gelisah.

Konsistensi tinja yang cair yang menjadi karakteristik diare biasanya akan hilang dalam beberapa hari. Diare kronik dapat menjadi tanda adanya kelainan yang lebih serius, seperti adanya infflamatory bowel disease. Diare dapat menyebabkan kehilangan cairan dan elektrolit yang cukup signifikan. Kebanyakan diare akan sembuh sendiri tanpa pengobatan. Penting juga diperhatikan sudah berapa lama atau sudah berapa hari Anda mengalami diare ini. Apabila lebih dari 3 hari atau bahkan hingga seminggu, kemungkinan besar ada penyebab yang membutuhkan penanganan lebih serius seperti infeksi bakteri.

Penyebab diare dapat bermacam-macam, diantaranya disebabkan oleh:

virus (paling sering)

bakteri

infeksi parasit

obat-obatan (kafein, alkohol)

penyakit non-infeksi (irritable bowel syndrome, inflammatory bowel disease)

laktosa (gula yang terdapat di dalam susu)

pemanis buatan (sorbitol dan mannitol, pemanis buatan yang terdapat di permen karet atau produk bebas gula lainnya dapat menyebabkan diare pada orang sehat)

keracunan makanan

 Kami belum dapat menyimpulkan diagnosis dengan terbatasnya informasi Anda. Setiap penyebab, pemilihan obatnya berbeda. Untuk penanganan lebih lanjut, harus dicari tahu penyebabnya melalui wawancara medis dan pemeriksaan fisik langsung oleh dokter. Saat ini yang pasti perhatikan asupan cairan untuk mengkompensasi cairan dan elektrolit yang keluar dengan mengkonsumsi oralit dan air putih setidaknya 2 liter per hari. Tak lupa batasi konsumsi serat (buah dan sayur) hingga diare menghilang.

Diperlukan pemeriksaan fisik dan penunjang (seperti analisa fese/tinja) untuk menegakkan diagnosis penyakit Anda. Kami sarankan Anda untuk melakukan konsultasi dengan dokter agar dilakukan pemeriksaan fisik dan penunjang yang memadai, sehingga mendapatkan penanganan yang sesuai.

Demikian penjelasan tentang penanganan diare. Semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar