Sukses

Telat Haid Hingga 3 Bulan

01 Aug 2017, 06:15 WIB
Wanita, 18 tahun.

Dok, saya seorang wanita berusia 18thn, saya punya maslaah telat datang bulan 3 bulan lebih, padalhal saya tidak pernah berhubungan suami istri dan masih perawan, riwayat haid saya pertama kali terkena datang bulan kelas 3 sd dan setelah itu 1 tahun saya tidak pernah kena haid lagi hingga kelaa 5, dan pada saat masuk smp jg saya sering tidak teratur haid hingga 2 bulan sekali, tapi yg kali ini saya takut saya ada penyakit dok karna usia saya telah menginjak 18thn tetapi telat haid 3bulan, padalhal saat sma haid syaa mulai lancar, jd bagaimana itu dok?

Terimakasih telah bertanya mengenai gangguan haid melalui fitur Tanya Dokter.

Kami memahami kekhawatiran Anda.

Dalam dunia medis, yang Anda alami disebut dengan amenore (tidak haid). Secara normal, wanita tidak mengalami haid sebelum pubertas, selama kehamilan, dan setelah menopause. Apabila tidak haid didahului dengan riwayat haid yang normal, kemungkinan ini merupakan gejala dari kondisi yang dapat diobati.

Terdapat dua macam amenore, yaitu amenore primer dan sekunder. Disebut amenore primer apabila seorang gadis belum mengalami haid sama sekali pada usia 16 tahun. Sedangkan amenore sekunder adalah apalabila seorang wanita yang sebelumnya memiliki siklus haid normal berhenti mendapatkan haid selama 3 bulan atau lebih. Pada kasus Anda, yang dialami adalah amenore sekunder.

Penyebab amenore sekunder dapat digolongkan menjadi:

1. Faktor gaya hidup

  • Berat badan yang terlalu kurus atau terlalu gemuk akan mengganggu keseimbangan hormon reproduksi.
  • Olahraga yang berlebihan, seperti pada balerina dan atlet juga dapat mengganggu keseimbangan hormon reproduksi.
  • Stress psikologis dapat mempengaruhi kerja otak yang mengatur hormon reproduksi. Umumnya, ketika stress sudah menurun, haid akan kembali normal.

2. Kondisi medis yang menyebabkan ketidakseimbangan hormon

  • Sindrom ovarium polikistik (PCOS) menyebabkan kadar hormon reproduksi selalu tinggi kadarnya, ini juga akan mengganggu siklus haid
  • Gangguan tiroid, seperti kelenjar tiroid yang terlalu aktif (hipertiroid) atau yang kurang aktif (hipotiroid) dapat menyebabkan gangguan haid, termasuk amenore.
  • Tumor jinak kelenjar pituitari di otak dapat mengganggu pengaturan hormon reproduksi.
  • Menopause dini. Menopause umumnya terjadi pada usia 50-an. Namun, pada sebagian wanita terjadi sebelum usia 40-an.
  • Tumor pada ovarium (indung telur).

3. Gangguan struktural pada organ kandungan

  • Skar/bekas luka pada rahim akibat penyakit Asherman, bekas kuret, operasi caesar atau pengangkatan myoma.
  • Vagina abnormal di mana terdapat sumbatan pada vagina sehingga darah haid tidak bisa keluar.

Melihat usia Anda yang tergolong masih remaja, ini juga bisa disebabkan oleh ketidakseimbangan hormonal karena tubuh masih menyesuaikan diri dengan perubahan yang terjadi, terlebih bila ada stres pekerjaan, kuliah maupun psikologis.

Akan tetapi, karena kondisi yang Anda alami sudah berlangsung selama 3 bulan, sebaiknya segera diperiksakan kepada dokter kandungan. Bila kondisi ini dibiarkan, dapat berpengaruh kepada kesuburan.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan seputar gangguan haid. Semoga bermanfaat. (FA)

0 Komentar

Belum ada komentar