Sukses

Nyeri Haid dan Kehamilan

01 Aug 2017, 08:34 WIB
Wanita, 21 tahun.

Hallo dok Saya ingin bertanya, knapa ya dok sudah 2 kali diawal menstruasi saya mengalami nyeri diperut bagian bawah, kemudian dikali ke duanya saya mengalami nyeri dan juga rasa mual n ingin muntah. apakah nyeri saat menstruasi bisa mempengaruhi kehamilan dok karna saya baru setahun lalu menikah dan belum dikaruniai anak trimakasih dok

Terima kasih telah bertanya mengenai nyeri haid melalui fitur Tanya Dokter

Nyeri dan keram di area perut bawah dan pinggul pada saat mendekati masa haid, merupakan gejala yang sering dialami oleh wanita. Dismenorea atau nyeri haid biasanya dialami pada wanita usia muda. Nyeri ini diakibatkan karena adanya kontraksi dinding uterus yang biasanya di dominasi di area perut bagian bawah yang menjalar hingga ke pinggang, punggung bagian belakang, sampai ke area paha.

Rasa sakit ini biasanya dirasakan pada hari ke-1 hingga hari ke-3 dari siklus menstruasi. Rasa nyeri yang diarasakan oleh setiap wanita berbeda beda, dapat berupa nyeri ringan maupun berat hingga mengganggu aktivitas sehari hari. Jika nyeri yang dirasakan sangat berat dan mengganggu aktivitas sehari hari dikenal dengan nama dismenorea. Terdapat dua jenis dismenore, yaitu :

  • Dismenorea primer : dismenore tipe ini timbul sejak haid pertama dan akan pulih sendiri dengan berjalannya waktu dengan lebih stabilnya hormon tubuh . Nyeri haid ini adalah normal, dan tidak membahayakan kesehatan. Dismenorea ini terjadi murni karena kontraksi otot rahim saat menstruasi akibat dari hormon prostaglandin
  • Dismenorea sekunder : biasanya baru timbul di kemudian hari setelah menstruasi pertama. Berlangsung lebih dari 3 hingga 4 hari dan disertai mual, muntah atau bahkan diare. Dismenore ini dapat disebabkan oleh beberapa panyakit/kelainan penyebab, antara lain : kelainan atau penyakit seperti infeksi rahim, kista atau polip, tumor sekitar kandungan,dll.
    Apabila dismenorea yang dirasakan adalah dismenorea primer seperti yang Anda keluhkan maka tidak akan ada masalah. Apakah keluhan nyeri haid ini sudah lama terjadi atau baru dirasakan akhir-akhir ini?

Beberapa penyakit yang dapat menimbulkan keluhan nyeri haid diantaranya:

  • Endometriosis: Endometriosis adalah pertumbuhan kelenjar endometrium dan stroma yang berasal dari rahim. Pada endometriosis, lapisan yang menyerupai endometrium tumbuh dan ditemukan di luar rahim, berespon terhadap siklus menstruasi, namun lapisan endometrium yang berada di luar rahim tidak memiliki jalan keluar untuk perdarahan yang dialaminya setiap bulan sehingga lapisan disekitarnya akan meradang dan membengkak sehingga menimbulkan nyeri haid yang hebat.
  • Penyakit Radang Panggul: infeksi yang disebabkan oleh bakteri yang dimulai dari uterus dan dapat menyebar ke organ reproduksi lainnya.
  • Stenosis Serviks: penyempitan leher rahim. Gangguan ini sering disebabkan oleh adanya jaringan parut.
    Tumor (fibroids): perkembangbiakkan dari dinding dalam uterus

Jika nyeri haid timbul lebih lama dari 2-3 hari dan terasa sangat berat hingga mengganggu aktivitas sehari-hari, apalagi sampai muncul keluhan mual, muntah, pingsan, Anda patut mencurigai adanya penyakit yang mendasari. Endometriosis adalah penyebab tersering keluhan nyeri haid hebat pada wanita. Diperlukan pemeriksaan USG untuk melihat apakah ada kelainan pada rahim. Sebaiknya Anda segera memeriksakan ke dokter spesialis kebidanan dan kandungan. Untuk sementara Anda dapat mengkonsumsi obat anti nyeri seperti asam mefenamat atau natrium diklofenak

Nyeri haid yang berkaitan dengan endometriosis dan penyakit radang panggul bisa saja mempengaruhi kesuburan. Hal ini perlu dipastikan terlebih dahulu dengan pemeriksaan mendalam. Sebaiknya Anda melakukan pemeriksaan terkait dengan belum hamil setelah satu tahun menikah.

Demikian informasi mengenai nyeri haid. Semoga bermanfaat

0 Komentar

Belum ada komentar