Sukses

Seputar Keperawanan

31 Jul 2017, 22:17 WIB
Wanita, 20 tahun.

Dok saya mahasiswa psikologi dr palembang saya punya tugas dan mau tanya sebelumnya,kalau misalkan wanita blm pernah melakukan hubungan akan tetapi pernah mengalami kecelakaan seksual seperti jari mengenai vagina/penis pria bergesekan dgn bagian luar vagina,kmudian wanita mengeluarkan darah sdikit, vagina terasa nyeri dan keesokan harinya wanita mengalami menstruasi,apakah wanita sdh dikatakan tdk perawan dan apakah selaput darah wanita sobek? Mohon jawaban dok

dr. Ellen Theodora

Dijawab Oleh:

dr. Ellen Theodora

Terima kasih telah bertanya seputar keperawanan menggunakan fitur Tanya dokter.

Sulit bagi seorang untuk menentukan apakah pasangannya masih perawan atau tidak. Untuk mengetahuinya diperlukan pemeriksaan fisik teliti oleh seorang dokter. Namun perlu Anda ketahui bahwa terdapat dua konsep yang dimiliki masyarakat berkaitan dengan keperawanan perempuan adalah:

1. Hilangnya keperawanan ditandai oleh robeknya himen perempuan, dan

2. Hilangnya keperawanan karena telah berhubungan intim untuk pertama kali.

Sebelum mendiskusikan lebih jauh, ada perlunya Anda untuk mengetahui terlebih dahulu mengenai anatomi vagina berkenaan dengan selaput dara dan konsep keperawanan.

Selaput dara yang ada dikenal dengan istilah himen. Himen merupakan membran tipis yang ada di dekat bukaan vagina, bagian tengahnya bolong sehingga darah menstruasi dapat keluar. Sebetulnya, himen perempuan dapat robek walau tidak melakukan hubungan intim, diantara seperti:

-Karena kecelakaan,
-aktivitas seperti naik kuda,
-senam,
-bersepeda,
-penggunaan tampon,
-masturbasi.

Bahkan untuk beberapa kasus, terdapat juga sebagian perempuan yang tidak memliki himen dari lahir. Pun bisa saja perobekan himen yang ada sangat mudah robek tanpa disertai rasa sakit, ataupun disertai perdarahan.

Walau himen utuh adalah kerap kali dipahami sebagai indikator perempuan masih perawan, terdapat juga kondisi himen yang tidak utuh sekalipun sang wanita masih perawan. Ada juga keadaan dimana perempuan sudah berhubungan intim, namun himennya masih utuh, yang disebut himen yang elastis. Karena itu konsep yang perlu digunakan di sini adalah keperawanan hilang saat seseorang melakukan hubungan intim.

 

Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat.

 

Salam,

Tim Redaksi KlikDokter

0 Komentar

Belum ada komentar