Sukses

Bayi Bentol-Bentol dan Nafas Bunyi Grok-Grok

30 Jul 2017, 23:21 WIB
Pria, 27 tahun.

hallo dok. saya punya anak umur 2 bln.. kulitnya bentol2 merah di seluruh badan dan terasa kasar. nafas tidurnya bunyi grok2. tapi dia tidak muntah dan diare. apa ini alergi atau dermatitis ya dok. terimakasih

Terima kasih telah bertanya seputar bayi bentol-bentol dan nafas bunyi grok-grok melalui fitur Tanya Dokter.

Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan. Sayang sekali kami memiliki kesulitan untuk melakukan pemeriksaan fisik, karena sebenarnya untuk kelainan kulit, adalah penting untuk melakukan pemeriksaan dengan melihat langsung. Namun, kami akan berusaha sebaik mungkin untuk menjawab pertanyaan Anda. Apakah anak anda mengalami demam?

Penyebab bintik-bintik merah pada bayi yang paling sering adalah biang keringat, alergi atau gigitan serangga.

Biang Keringat

Bintik-bintik merah dan seperti ada gelembung putih pada kulit bayi dapat merupakan biang keringat. Biang keringat di dalam bahasa medis dikenal dengan miliaria. Miliaria adalah penyakit kulit yang ditandai dengan kemerahan, muncul papul (bintil-bintil), dan gatal. Penyebab dari miliaria adalah sumbatan dari kelenjar keringat akibat dari kondisi udara yang panas dan lembab. MIliaria umum terjadi pada anak dan bayi karena fungsi kelenjar keringat mereka yang belum sempurna.

Penanganan miliaria dapat dilakukan dengan:

  • Menghindari udara panas dan lembab yang bisa menyebabkan bayi tambah berkeringat
  • Menggunakan lotion calamin untuk mendinginkan dan mengurangi gatal (caladine termasuk lotio calamin)
  • Kompres dingin pada bagian miliaria apabila sangat gatal
  • Menghindari kulit bayi dari iritasi (baju tebal, sabun dewasa)
  • Penggunaan steroid topikal dapat digunakan untuk mengurangi gatal
  • Antiseptik dan antibiotik antistaphylococcal akan menghambat pertumbuhan bakteri (apabila terjadi komplikasi pertumbuhan bakteri sekunder)

Serangga

Sedangkan untuk gigitan serangga maka tidak memerlukan pengobatan khusus, Ibu dapat memakaikan minyak kayu putih atau balsam. Ibu juga dapat mengoleskan minyak tawon atau minyak kayu putih untuk menghindari gigitan serangga berikutnya.

Alergi

Bintik kemerahan pada pipi bayi dapat disebabkan oleh alergi. Alergi adalah suatu penyakit yang disebabkan tubuh bereaksi terhadap sesuatu zat, baik berupa makanan maupun yang berasal dari lingkungan. Zat pencetus alergi itu disebut alergen. Terjadinya penyakit ini dipengaruhi oleh faktor keturunan maupun yang didapat setelah lahir.

Terdapat bermacam-macam alergi, tergantung alergennya dan melibatkan sistem apa. Penyebab atau pemicu alergi perlu dicari dan diperhatikan dengan teliti. Yang jelas, keluhan alergi muncul bila terpapar oleh zat tertentu (alergen), bila tidak terpapar, maka keluhan tidak muncul.

Beberapa pemicu alergi lainnya seperti:

  • Jenis makanan (susu sapi)
  • Kondisi udara & cuaca
  • Hewan liar ataupun hewan peliharaan
  • Pemakaian produk kosmetik, sabun & shower gel
  • Debu, kondisi ruangan & lingkungan yang kurang bersih
  • Tidak rajin mandi (kebersihan kulit tidak terjaga)
  • Pakaian kotor yang tidak pernah diganti-ganti
  • Handuk yang tidak rutin dicuci
  • Alergi debu

 

Sedangkan untuk bunyi grok-grok pada nafas Anak disebabkan oleh adanya lendir di paru-paru. Hal ini terjadi akibat bayi belum bisa mengeluarkan lendir tersebut melalui refleks batuk.

Produksi lendir yang meningkat disebabkan respon tubuh terhadap alergen (debu, dingin, dll), Hal ini menunjukkan mungkin Anak akan memiliki bakat alergi. Perlu dilihat apakah yang menjadi pencetus alergi Anak. Hal lain yang menyebabkan produksi lendir meningkat yaitu infeksi virus influenza. namun Jika hal ini tidak disertai tanda-tanda lainnya seperti demam tinggi, sesak, tidak mau menyusu, tidak dapat tidur, dan rewel maka hal ini harus diwaspadai bisa jadi sudah terjadi infeksi paru-paru. Karena Anak cenderung mudah terserang infeksi paru-paru.

Untuk obat yang diberikan sebelumnya Anda harus berkonsultasi dengan dokter Anak untuk mengetahui diagnosis pasti sehingga Anda mendapatkan penanganan yang tepat. Anda bisa memiringkan posisi Anak saat tidur untuk mengurangi suara grok, Atau membantu mengeluarkan lendir dengan cara memposisikan anak tengkurap di paha Anda dan menepuk-nepuk secara halus punggung Anak.

Demikian informasi yang dapat kami berikan mengenai bayi bentol-bentol dan nafas bunyi grok-grok. Semoga bermanfaat.

 

Salam sehat.

0 Komentar

Belum ada komentar