Sukses

Konsep Keperawanan

30 Jul 2017, 22:25 WIB
Wanita, 26 tahun.

Dok saya mau tanya..saya kn baru menikah,tetapi sewaktu pcran kmi sudah berhub intim tapi penisny g masuk seutuhny.lalu sesudah menikah pas mlm prtmany penisny masuk seutuhny..pedih x rasanya..tp g berdarah,apa itu ud g perawan lg dok?

Terimakasih telah bertanya tentang Keperawanan melalui fitur Tanya Dokter.

Keperawanan seorang wanita berakhir setelah ia mulai melakukan hubungan seksual, di mana penis masuk ke dalam vagina.

Untuk mengetahui seseorang wanita pernah berhubungan seks atau tidak, tidak dapat dinilai dengan adanya darah pada malam pertama atau tidak. Pada wanita yang vaginanya elastis, malam pertamanya bisa saja tidak berdarah.

salah satu hal dapat dilakukan untuk memeriksa keperawanan adalah pemeriksaan pada himen atau selaput daranya.

Himen merupakan membran tipis yang ada di dekat bukaan vagina, bagian tengahnya bolong sehingga darah menstruasi dapat keluar. Sebetulnya, himen perempuan dapat robek walau tidak melakukan hubungan intim, yaitu karena kecelakaan, aktivitas seperti naik kuda, senam, bersepeda, penggunaan tampon, masturbasi. Bahkan ada juga perempuan yang tidak memiliki himen. Himen dapat robek tanpa disertai rasa sakit, ataupun disertai perdarahan.

Karena itu, walaupun himen yang utuh mengindikasikan bahwa perempuan itu masih perawan, namun himen yang tidak utuh bukan berarti ia tidak perawan. Ada juga keadaan dimana perempuan sudah berhubungan intim, namun himennya masih utuh, yang disebut himen yang elastis.

Untuk mengetahui apakah himen masih utuh atau tidak walau sudah pernah melakukan hubungan intim sebetulnya dapat diperiksa sendiri, yaitu dengan menggunakan cermin. Namun, hal itu sulit dilakukan dan sebaiknya dilakukan oleh tenaga medis terlatih. Dokter umum dapat memeriksa dengan cara melihat langsung bagian depan kemaluan/vagina.

Selain itu tidak ada perbedaan secara fisik yang dapat diamati untuk menentukan apakah wanita tersebut masih perawan atau sudah pernah berhubungan intim.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan tentang Keperawanan. Semoga bermanfaat untuk Anda.

0 Komentar

Belum ada komentar