Sukses

Sel Telur Kecil

29 Jul 2017, 19:11 WIB
Pria, 30 tahun.

Selamat pagi dokter, kemarin saya Usg ( kondisi istri sedang haid di hari ke 7) dan kata dokternya sel telur saya mentah (bantet kalo roti ), katanya hormon suami sya tinggi terus suami di minta cek lab darah dan sperma karena kami ingin program hamil, itu kemungkinan kenapa sel telurnya begitu dok? mohon di jawab

Terima kasih sudah bertanya tentang menggunakan fitur tanya dokter di Klikdokter.

Apakah Anda memiliki penyakit PCOS (Policystic Ovarian Syndrome)? Biasanya wanita dengan PCOS memiliki ukuran sel telur yang kecil. Ukuran sel telur yang matang (siap untuk dibuahi) adalah 18 - 25 mm. Perkembangan folikel (sel telur) sangat dipengaruhi oleh hormon estrogen. Jika terdapat gangguan dalam proses sintesis hormon ini, maka dapat menyebabkan gangguan perkembangan folikel. Dokter juga biasanya akan melakukan pemeriksaan kadar gula darah dan insulin karena PCOS dapat menyebabkan peningkatan kadar gula darah.

Proses ovulasi dipengaruhi oleh pengeluaran hormon estrogen dan progesteron yang dipengaruhi oleh kelenjar hipofisis dan hipothalamus di otak. GnRH merangsang kelenjar hipofisis memroduksi hormon FSH-LH, kemudian FSH dan LH merangsang indung telur (ovarium) untuk memroduksi hormon estrogen dan progesteron. Jika jalur tersebut berjalan baik maka dapat terjadi proses ovulasi atau telur siap untuk dibuahi.

Prolaktin merupakan hormon yang diproduksi oleh kelenjar hipofisis di otak. Kadar prolaktin tinggi akan menghasilkan reaksi umpan balik negatif dan membatasi produksi hormon GnRH dan FSH yang berperan dalam proses ovulasi. Kedua hormon ini juga bertanggung jawab terhadap pertumbuhan sel telur. Bila kadar prolaktin dalam badan tinggi, ovulasi tidak akan terjadi dan menyebabkan susah hamil.

Ada beberapa jenis obat yang bisa dikonsumsi untuk mengatasi masalah gangguan ovulasi, namun obat ini harus diresepkan dan berada di bawah pengawasan dokter. Maka dari itu, kami menyarankan Anda untuk memeriksakan diri ke dokter spesialis kandungan dan kebidanan untuk diagnosis dan terapi lebih lanjut.


Demikian informasi yang dapat kami sampaikan tentang , semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar