Sukses

Solusi Keputihan Kental dan Berbau Amis

30 Jul 2017, 05:13 WIB
Wanita, 20 tahun.

Assalamu'alaikum, dok saya mengalami keputihan hampir tiap hari, ciri2nya berbau amis putih kental.. Apa itu berbahaya? Saya juga ingin tau penyebab dan cara penyembuhan nya dok, mohon saran nya.. Terimakasih

Terimakasih telah bertanya tentang keputihan melalui fitur Tanya Dokter.

Keputihan adalah salah satu mekanisme "pembersihan" dalam sistem reproduksi wanita. Cairan yang dihasilkan oleh kelenjar di dalam vagina dan leher rahim ini membawa keluar sel-sel mati dan bakteri sehingga vagina tetap bersih dan bebas infeksi.

Seringkali, keputihan merupakan hal yang normal. Keputihan yang normal berwarna bening hingga putih keruh dan/atau kekuningan jika menempel pada pakaian dalam, tidak berbau dan tidak menimbulkan keluhan seperti gatal atau rasa tidak nyaman. 

Perubahan pada keputihan yang normal ini dapat disebabkan oleh siklus menstruasi, stres psikologis/emosional, status gizi, kehamilan, dan penggunaan obat-obatan (termasuk pil KB).

Bila terdapat perubahan pada warna dan jumlah cairan keputihan, mungkin itu merupakan tanda infeksi jamur/bakteri/parasit di dalam vagina. Gejalanya ialah:

  • Keputihan disertai gatal-gatal, kemerahan, rasa perih/nyeri
  • Volume keputihan banyak dan makin bertambah jumlahnya
  • Rasa terbakar/panas/perih saat BAK
  • Keputihan berwarna putih susu dan sangat kental
  • Warna cairan keabu-abuan/kuning kehijauan dengan bau yang menyengat (asam atau amis)

Keputihan yang Anda alami kental dan berbau amis. Keputihan jenis ini disebabkan oleh pertumbuhan berlebihan bakteri di dalam vagina atau disebut juga dengan bakterial vaginosis. Keputihan jenis ini dapat diobati dengan antibiotik dan sabun untuk membersihkan area kemaluan yang mengandung asam laktat.

Tetapi, sebelum mengobati sendiri, sebaiknya Anda berkonsultasi langsung dengan dokter kulit kelamin atau dokter kebidanan. Dengan melihat langsung, akan dapat ditentukan diagnosis yang tepat penyebab keputihan Anda.

Berikut adalah tambahan gaya hidup yang baik untuk mencegah timbulnya keputihan abnormal:

  • Sering mengganti celana dalam apabila berkeringat atau lembab
  • Menghindari penggunaan celana ketat yang terbuat dari bahan yang tidak menyerap keringat
  • Menghindari penggunaan produk pembersih kemaluan yang dapat menyebabkan perubahan keasaman dan keseimbangan bakteri dalam liang kemaluan ibu
  • Bila hendak membilas setelah buang air kecil, lakukanlah dengan arah dari depan ke belakang menggunakan tisu atau handuk bersih dari arah yang sama pula
  • Bila perlu gunakan pantyliner untuk menyerap keputihan yang sangat banyak. Pantyliner tidak akan membuat keputihan bila diganti setiap 3 jam sekali. (Baca: Perlukah Pakai Pantyliner?)

Baca juga:

Demikian informasi ini kami sampaikan seputar keputihan, semoga bermanfaat. (FA)

0 Komentar

Belum ada komentar