Sukses

Solusi Tekanan Darah Tinggi

29 Jul 2017, 21:15 WIB
Pria, 23 tahun.

saya masih berusia masih muda 23 tahun tapi sudah terkena darah tinggi dan susah untuk menurunkannya. setidaknya saya sudah sering bolak balik ke puskesmas dan rs dengan diberi obat amlodhipin. apakah penyakit darah tinggi saya ini karena keturunan dan apakah bisa menjalar ke jantung seban pernah beberapa kali terasa sakit dibagian dada kiri... terima kasih....

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami sangat senang karena Anda mempercayakan layanan konsultasi kami untuk membantu mengatasi masalah kesehatan Anda.

Hipertensi adalah kondisi terjadinya peningkatan tekanan darah sistolik lebih dari ≥ 140 mmHg dan atau diastolik ≥ 90 mmHg. Kondisi ini sering tanpa gejala. Jika erdapat gejala, keluhan hipertensi antara lain: sakit/nyeri kepala, gelisah, jantung berdebar-debar, pusing, leher kaku, penglihatan kabur, dan rasa sakit di dada. Keluhan tidak spesifik antara lain tidak nyaman kepala, mudah lelah dan impotensi.

Faktor risiko dibedakan dalam 2 kelompok, yaitu kelompok yang dapat dimodifikasi dan yang tidak dapat dimodifikasi. Hal yang tidak dapat dimodifikasi adalah umur, jenis kelamin, riwayat hipertensi dan penyakit kardiovaskular dalam keluarga. Hal yang dapat dimodifikasi, yaitu:

Riwayat pola makan (konsumsi garam berlebihan).
Konsumsi alkohol berlebihan.
Aktivitas fisik kurang.
Kebiasaan merokok.
Obesitas.
Dislipidemia.
Diabetus Melitus.
Psikososial dan stres.
Peningkatan tekanan darah dapat dikontrol dengan perubahan gaya hidup.

Modifikasi gaya hidup.
Gizi seimbang dan pembatasan gula, garam dan , Diet kaya buah, sayuran, produk rendah lemak dengan jumlah lemak total dan lemak jenuh yang rendah (Dietary Approaches To Stop Hypertension).
Mempertahankan berat badan dan lingkar pinggang ideal.
Gaya hidup aktif/olah raga teratur
Stop merokok.
Membatasi konsumsi alkohol (bagi yang minum).
Obat-obatan inisial. Jika Hipertensi tidak dapat diatasi dengan modifikasi gaya hidup diatas, maka perlu diberikan obat-obat golongan anti-hipertensi. Diperlukan komitmen dan disiplin terapi dalam menggunakan obat ini, dimana obat diminum harus setiap hari sesuai dengan dosis yang dianjurkan, walaupun penderita tidak merasakan adanya keluhan.
Jika dengan cara diatas tekanan darah tinggi tidak juga dapat dikontrol (resistensi hipertensi), maka sebaiknya Anda memeriksakan diri kepada dokter spesialis Penyakit dalam, karena hal ini termasuk dalam kegawatan hipertensi. Selain itu kondisi-kondisi dimana penderita harus segera dirujuk yaitu bila menderita hipertensi dengan adanya komplikasi atau Terjadi kirisis hipertensi (tekanan darah >180/120).

Peningkatan tekanan darah yang tidak terkontrol dapat mengakibatkan komplikasi, seperti stroke, aneurisma, gagal jantung, serangan jantung dan kerusakan ginjal.

Demikian, semoga informasi ini bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar