Sukses

TB Paru dan Inhaler

29 Jul 2017, 13:03 WIB
Pria, 16 tahun.

Dokter saya mau nanya, saya memiliki kelenjar di leher kanan tpi jika di sentuh keras dagingnya, lalu sayang periksa k poli bedah dri sana saya d suruh konsul ke dokter anestesi untuk menjadwalkan operasi, saat di rontgen dada di paru paru saya ada cairan dan katanya kena infeksi tbc/tb paru operasi nya pun d tunda karma saya harus menyembuhkan paru-paru, skrang saya udh 3 bulan rawat jalan di poli DOTS di kasih OAT, dan makin ksini saya sering batuk dan dada saya terasa sesak nafas dan sakit,demam dan sering pusing tiba tiba, hidung pun tersumbat dua duanya. apakah boleh pengisap tb paru menggunakan inhaler?

Terima kasih sudah bertanya mengenai TB Paru melalui fitur Tanya Dokter

Kami mengerti kekhawatiran Anda

Pengobatan TB paru dilakukan selama 6 bulan tanpa boleh terputus. Pengobatan memang dilakukan dengan rawat jalan. Bagaimana Anda menjalankan pengobatan selama ini? Apakah Anda meminum obat dengan teratur? Apakah Anda rutin melakukan kontrol kesehatan sejak meminum obat pertama kali?

Nyeri dada disertai sesak nafas bisa saja berhubungan dengan TB itu sendiri. Namun sejumlah faktor lain bisa saja menimbulkan keluhan serupa, seperti perihal asam lambung, pengaruh psikis, nyeri di otot dan tulang. Bila kondisi berkaitan dengan TB maka bila Anda kontrol dan minum obat dengan teratur harusnya kondisi tersebut sudah terantisipasi. Sejak 2 bulan mengkonsumsi TB justru biasanya pasien menunjukkan progresivitas yang baik. Oleh karena itu, perlu dicurigai penyebab lain sebagai penyebab keluhan Anda saat ini. 

Demam dan hidung tersumbat juga bisa saja merupakan gejala dari pilek atau disebut common cold atau selesma. Kondisi ini paling sering disebabkan oleh virus dan akan membaik dengan sendirinya setelah Anda beristirahat dengan cukup dan mengkonsumsi makanan yang sehat dan bernutrisi. 

Sebelumnya kami ingin mengetahui inhaler apa yang Anda masuk? Jika yang Anda maksud adalah obat yang dihisap untuk meredakan hidung tersumbat, maka boleh boleh saja. Inhaler juga bisa merujuk pada obat yang digunakan untuk mengendalikan serangan asma. Asma ditandai dengan sesak napas yang berbunyi. Bila Anda tidak pernah memiliki riwayat asma maka tidak perlu menggunakan inhaler.

Semoga Anda tetap bersemangat menjalankan pengobatan Anda

Demikian informasi mengenai Inhaler dan TB Paru. Semoga bermanfaat

0 Komentar

Belum ada komentar