Sukses

Keluar Gumpalan Disertai Gatal dan Nyeri Pada Kemaluan Wanita

28 Jul 2017, 22:59 WIB
Wanita, 21 tahun.

Maaf dok saya mau tanyak kemarin saat saya mandi saya merasa gatal pada bagian V padahal hari hari seblm nya tidak dan hari ini sesudah mandie saya mengeluarkan gumpalan berbentuk scrub kecil kecil dgn jumlah lumayan banyak dan di sertai rasa nyerii di bagian V ?? Itu kira kira berbahaya atau normal yaa dok karena beberapa bulan lalu saya sempat suntik anti HPV dan dari sejak itu saya tdk pernah mengeluarkan cairan keputihan Trimkseh Dokter semoga jawabannya membantu masalah saya 😊

Terima kasih telah bertanya seputar keputihan melalui fitur Tanya Dokter.

Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan. Kemungkinan gumpalan yang keluar tersebut adalah keputihan yang disertai dengan gatal dan nyeri. Keputihan atau dalam kedokteran disebut flour albus, adalah cairan yang keluar dari vagina/liang kemaluan (bukan darah). Keputihan ada 2 macam, fisiologis dan patologis.

Cairan vagina normal memiliki ciri-ciri antara lain warnanya putih jernih, bila menempel pada pakaian dalam warnanya kuning terang, konsistensi seperti lendir (encer-kental) tergantung siklus hormon, tidak berbau serta tidak menimbulkan keluhan. 

Pada saat tertentu, memang terjadi peningkatan jumlah cairan secara fisiologis, namun hal itu bukan merupakan suatu tanda adanya penyakit. Jumlah cairan vagina meningkat dalam kondisi peningkatan jumlah hormon pada sekitar masa haid atau saat hamil, rangsang seksual, stres atau kelelahan, penggunaan obat-obatan atau alat kontrasepsi.

Sementara keputihan patologis adalah keputihan yang terjadi diakibatkan oleh parasit, jamur, bakteri, alergi, dan penyakit lainnya.

Infeksi parasit atau Trichomonas vaginalis dapat menyebabkan keputihan yang sangat banyak, berbau, kuning-keabuan, berbusa, keluar seperti nanah, dan gatal. Kemungkinan lain infeksi pada vagina adalah vaginosis bakteri, dan candidiasis vulvovaginal. Vaginosis bakteria biasanya menimbulkan bau yang amis terutama setelah hubungan intim, keputihan yang tipis, keabu-abuan, tidak gatal. Sedangkan infeksi jamur pada vagina atau vulvovagina candidiasis menimbulkan keputihan yang tebal, putih seperti cottage cheese atau susu, disertai dengan nyeri dan gatal, dan tidak berbau.

Sebaiknya untuk memastikan penyebab kondisi Anda, konsultasikan ke dokter dokter spesialis penyakit kulit dan kelamin untuk dilakukan wawancara medis lebih lengkap, pemeriksaan fisik, dan bila perlu pemeriksaan penunjang seperti pengecekan keputihan secara mikroskopis.

Demikian informasi yang dapat kami berikan mengenai keputihan. Semoga bermanfaat.

 

Salam sehat.

0 Komentar

Belum ada komentar