Sukses

Dermatitis Seboroik

27 Jul 2017, 13:42 WIB
Pria, 36 tahun.

Malam Dr saya ada penyakit kulit kepala yg nama nya seborrheic dermatitis.Bagaimana mengobati nya karna sudah cukup lama sudah pernah sembuh namun kambuh kembali.ada kah obat nya bida di beli bebas di Apotik selain mometasone furoate? Yg sekarang saya pakai ?

Terima kasih telah bertanya tentang Dermatitis Seboroik menggunakan Fitur Tanya Dokter.

Dermatitis seboroik merupakan kelainan kulit atau peradangan (inflamasi) di mana telah terbukti adanya peran kolonisasi Pityrosporum Ovale yang merupakan organisme normal pada kulit yang terkena. Dermatitis seboroik merupakan kelainan kulit yang berlangsung kronik dan kambuhan. Dermatitis seboroik ditandai dengan kemerahan, gatal, dan kulit bersisik, paling sering mengenai kulit kepala (ketombe), tetapi juga dapat mengenai kulit pada bagian tubuh lainnya seperti wajah, dada, lipatan lutut, lengan dan lipat paha. Dermatitis seboroik memang tidak dapat disembuhkan sempurna namun dapat dikontrol.

Menjaga kebersihan memegang peranan penting di dalam mengontrol dermatitis seboroik. Membersihkan kepala secara teratur akan mengurangi tumpukan minyak di kepala. Aktivitas di luar rumah yang dapat memicu peningkatan produksi kelenjar keringat dan kelenjar minyak sebaiknya dihindari.

Pada dermatitis seboroik umumnya akan digunakan sampo yang berisi sulfur presipitatum atau ketokonazol dan turunannya. Menurut American Academy of Dermatology, dermatitis seboroik pada anak-anak (cradle cap) ditangani dengan sampo atau lotion yang mengandung kortikosteroid lemah atau antijamur seperti ketokonazol. Orang dewasa membutuhkan preparat kortikosteroid yang lebih kuat. Selain itu, sampo yang mengandung tar, zinc pyrithione, selenium sulfida, ketoconazol, dan atau asam salisilat juga direkomendasikan.

Namun preparat yang mengandung kortikosteroid dapat memiliki efek samping. Krim/sampo/gel/lotion yang mengandung kortikosteroid sebaiknya dipakai menurut petunjuk dokter. Pada kasus kambuh yang tidak dapat ditangani dengan antijamur dan kortikosteroid, agen supresi seboroik seperti isotretinoin dapat digunakan untuk mengurangi aktivitas kelenjar sebasea.

Demikian penjelasan tentang Dermatitis Seboroik  yang dapat Kami berikan. Semoga bermanfaat. Salam. 

0 Komentar

Belum ada komentar