Sukses

Penyebab Sulit Tidur

26 Jul 2017, 19:30 WIB
Pria, 23 tahun.

Selamat sore dok. Saya sudah seminggu lebih tidak bisa tidur. Awalnya saya stress dengan kerjaan shingga telat makan terus. Akhirnya saya panas dan asam lambung naik. Mungkin dari hal itu saya tidk bs tdr. Saat panas itu saya dirawat di rumah sakit dan karena sulit tidur diberi obat tidur, tapi saya kurang tau apa. Setelah pulang dari rumah sakit saya diberi obat tidur tapi karena takut ketergantungan saya tidak minum. Obatnya zypraz 0.5 gr. Selama 3 hari saya sama sekali tidak bs tdr karena tidak minum obat itu, jadi mau tidak mau di hari ke 4 saya minum obat itu sampai skrg agar bisa tidur. Saran dari dokter bagaimana dok? Apakah saya hentikan obat itu atau bagaimana? Kadang2 jg saya merasa gelisah dan keluar keringat dingin.

Terima kasih sudah bertanya tentang Penyebab Sulit Tidur menggunakan fitur tanya dokter di Klikdokter.

Mengenai gangguan tidur Anda, sebelumnya harus Anda ketahui bahwa terdapat beberapa faktor penyebab gangguan tidur, seperti faktor predisposisi psikologis dan biologis, penggunaan obat-obatan dan alkohol, faktor lingkungan dan kebiasaan buruk. Faktor-faktor tersebut jarang berdiri sendiri. Sebagai contoh adalah faktor fisis tertentu yang dapat memicu timbulnya masalah psikologis, begitupun sebaliknya. Faktor psikologis juga dapat memengaruhi sistem saraf pusat sehingga membuat kondisi fisis senantiasa siaga seperti saat cemas, tegang, atau stres.

Mengingat banyaknya faktor yang dapat menyebabkan gangguan tidur, perlu dilakukan evaluasi lebih lanjut untuk memastikan penyebabnya, termasuk menggali berbagai kemungkinan adanya kondisi medis yang mendasari. Bila ditemukan kondisi medis / penyakit yang mendasari, tentunya diperlukan terapi fisis tertentu. Namun bila kemungkinan tersebut sudah dapat disingkirkan, terdapat beberapa tips yang dapat anda terapkan:

  • Hindari konsumsi minuman yang mengandung kafein saat sore hingga malam hari
  • Biasakan diri untuk berolahraga teratur, tidak merokok, hindari konsumsi alkohol,narkotik, dsb.
  • Cobalah mengatur pola tidur
  • Bangun dan tidur pada waktu yang sama setiap harinya, bahkan ketika hari libur.
  • Buatlah suasana yang efektif dan efisien untuk tidur.
  • Buat diri senyaman mungkin untuk tidur, seperti dengan penggunaan lampu tidur, penutup mata, menghindari suara bising, televisi, dsb.
  • Hindari penggunaan obat tidur, terutama tanpa anjuran dokter.
  • Obat tidur hanya efektif untuk sementara dan penggunaan yang berlebihan justru akan membuat penurunan efektivitas obat tersebut. Terapi terbaik adalah dengan mengatasi penyebabnya, bukan gejala. Selama penyebab yang mendasari masih ada, Anda akan terus mengalami gangguan tidur.
  • Relaksasi. Buat diri serileks mungkin, seperti dengan meditasi atau yoga.
  • Berpikir positif.
  • Jika memiliki masalah psikologis, cobalah untuk menerima dan menghadapinya.

Dengan menerapkan beberapa tips di atas, diharapkan sudah dapat mengatasi gangguan tidur Anda.Tetapi tidak ada salahnya jika anda berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter untuk mengetahui apakah ada masalah pada fisik yang mendasari penyebab dari susah tidur pada Anda.

Obat yang Anda sebutkan memiliki nama generik Alprazolam. Alprazolam adalah obat anti cemas yang termasuk kelas zat psikotropika benzodiazepine dan paling banyak menyebabkan ketergantungan. Alprazolam memiliki sifat yang sama dengan golongan benzodiazepine lainnya, yaitu berikatan pada reseptor GABA. Beberapa efek dari Alprazolam adalah anti cemas, hipnotik (membuat ngantuk), pelemas otot rangka, anti kejang, dan memiliki efek amnestik (kemampuan membuat orang lupa terhadap sesuatu).

Efek samping yang dapat muncul saat mengkonsumsi Alprazolam adalah disinhibisi otot, perubahan libido, halusinasi, mulut kering, gangguan keseimbangan, gangguan berbicara, ide untuk bunuh diri, retensi buang air kecil, amnesia, mengantuk, ataupun pusing serta nyeri kepala.

Sebaiknya obat ini tidak dikonsumsi sembarangan tanpa adanya indikasi yang jelas dan saran terapi oleh dokter. Hentikan penggunaan alprazolam dan hubungi dokter anda jika anda memiliki efek samping serius berikut:

  • Tidak memiliki rasa takut
  • Depresi, ingin menyakiti diri sendiri atau bunuh diri
  • Hiperaktif, mudah marah, berhalusinasi
  • Kepala terasa ringan, pingsan
  • Kejang
  • Kulit dan mata menguning


Demikian informasi yang dapat kami sampaikan tentang Penyebab Sulit Tidur, semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar