Sukses

Kejang

26 Jul 2017, 17:51 WIB
Pria, 46 tahun.

Selamat siang dokter. Minggu, 23 Juli 2017 saya dan anak laki2 saya yang berumur 18 tahun, pergi keluar rumah untuk mencari makan sekitar pukul 12 siang. Anak saya belum makan sedari pagi, karena merasa lapar lalu saya ajak mencari makan. Nah sepulang membeli makan, sebelum sampai rumah saya sempat sempatnya mengajari anak saya sebentar setir mobil. Anak saya menyarankan untuk makan dulu karena sudah lapar. Tapi saya tetap mengajak nya, karena saya pikir cuma sebentar. Nah disitulah musibah terjadi, tidak berapa lama latihan, anak saya seperti kelihatan bingung, lalu kejang kejang. Saya sampe nangis liatnya, akhirnya dengan bantuan saudara kami segera bawa anak saya ke UGD terdekat, sepanjang jalan anak saya gelisah bahkan sampe teriak teriak. Sesampai di UGD kondisi masih demikian sampai diberi oksigen dan kami membisikan doa ditelinganya, sampe beliau lebih tenang. Dan tidak berapa lama, sadara kembali dan beliau bingung kenapa bisa sampe di situ. Yang ingin saya tanyakan kenapa bisa begitu ya dok, analisa pertama saya keliatannya anak saya mengalami hipoglikema apakah benar ya dok. Mohon penjelasannya, terima kasih. Salam Antonius

dr. Nadia Octavia

Dijawab Oleh:

dr. Nadia Octavia

Terimakasih telah bertanya tentang Kejang melalui fitur Tanya Dokter.

Kami memahami kekhawatiran Anda. Kejang pada anak Anda dapat bermacam penyebabnya, di antaranya adalah demam, epilepsi, trauma pada otak, pengobatan tertentu, kelainan metabolik, dsb. Bila kejang terjadi pada saat anak mengalami panas tinggi maka disebut dengan kejang demam. Yang perlu diketahui adalah ketika anak Anda mengalami kejang, apakah kejang terjadi hanya di beberapa bagian tubuh atau kah seluruh tubuh? Berapa lama kejang berlangsung? Setelah kejang apakah anak Anda tersadar atau tidur? Apakah sebelumnya anak Anda pernah mengalami keluhan tersebut?

Namun untuk memberikan obat yang tepat, perlu sebelumnya ditegakkan terlebih dahulu diagnosisnya. Kejang pada usia dewasa dapat disebabkan oleh berbagai penyakit yang melibatkan susunan saraf pusat, misalkan trauma atau penyakit lainnya. Terlalu dini untuk menegakkan diagnosis tertentu pada anak Anda tanpa pemeriksaan fisik langsung. Untuk itu kami menganjurkan agar Anda dapat memeriksakan anak Anda lebih lanjut ke dokter spesialis saraf.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan tentang Kejang. Semoga bermanfaat untuk Anda.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar