Sukses

Peringatan Konten!!

Artikel ini tidak disarankan untuk Anda yang masih berusia di bawah

21 Tahun

LanjutkanStop Disini

Tanda Kep

25 Jul 2017, 19:16 WIB
Wanita, 19 tahun.

Dok saya mau tanya, sebelumnya saya mau cerita dulu. Saat itu saya penasaran tentang bentuk hymen saya. Stelah saya liat ternyata hymen nya masih ciut. Tidak tau bentuk aslinya saya lebih melihat apakah hymen saya masih utuh. Saya tidak melakukan hubungan seks . Tapi setelah tes yng saya lakukan sendiri membuat daerah v saya tidak nyaman berhari hari. Nyeri . Stelah saya liat lagi kondisi hymen saya berubah menjadi robek. Apakah dikatakan tidak perawan dok? Bagaimana cara agar kondisi hymen kembali normal? Mohon bantuannya. Terimakasih

Terima kasih sudah bertanya tentang Tanda Keperawanan menggunakan fitur tanya dokter di Klikdokter.


Istilah keperawanan saat ini lebih ditekankan pada ada atau tidaknya selaput dara atau hymen pada liang vagina seorang wanita. Pada umumnya, pemeriksaan keperawanan dilakukan dengan memeriksa keadaan selaput dara atau hymen.

Dua konsep yang dimiliki masyarakat berkaitan dengan keperawanan perempuan adalah:

1. Hilangnya keperawanan ditandai oleh robeknya himen perempuan, dan

2. Hilangnya keperawanan karena telah berhubungan intim untuk pertama kali.

Sebenarnya, definisi yang lebih tepat dari hilangnya keperawanan adalah telah masuknya penis ke dalam vagina (penetrasi) atau telah melakukan hubungan intim.

Pada umumnya selaput dara/hymen akan robek saat hubungan seksual pertama kali akibat penetrasi yang dilakukan. Namun robekan mungkin saja tidak terjadi pada jenis selaput dara yang sangat elastis. Dan robekan pada selaput dara pun tidak harus selalu diakibatkan oleh hubungan seksual. Hal ini dapat juga disebabkan karena penggunaan tampon dan olahraga berat yang juga dapat menyebabkan keadaan robekan selaput dara yang tipis strukturnya. Jari yang dimasukkan ke dalam vagina dapat menyerupai aktivitas penetrasi penis dan berpotensi menyebabkan robeknya selaput dara. Jika jariyang dimasukkan ke dalam vagina Anda sudah cukup dalam dan telah merobek selaput dara Anda maka perdarahan dapat terjadi. Namun, karena sudah terjadi penetrasi penis dapat disimpulkan mempengaruhi keperawanan.

Jadi, dapat disimpulkan bahwa keperawanan seseorang tidak dapat ditentukan hanya dari utuh atau tidaknya selaput dara namun pada proses penetrasi yang terjadi sebelumnya.


Demikian informasi yang dapat kami sampaikan tentang Tanda Keperawanan , semoga bermanfaat.

 

0 Komentar

Belum ada komentar