Sukses

Nyeri di Vagina

25 Jul 2017, 12:05 WIB
Wanita, 18 tahun.

Dok saya ingin tanya dinding bibir vagina saya agak sakit ngilu sebelah kiri apalagi kau bangun tidur dan berdiri terasa ngilu tapi cuman bagian bibir vagina sebelah kiri saja. Kadang ngilu sampe bokong sebelah kiri juga itu kenapa ya solusinya gimana ya dok

dr. Nadia Octavia

Dijawab Oleh:

dr. Nadia Octavia

Terimakasih telah bertanya tentang Nyeri di Vagina melalui fitur Tanya Dokter.

Kondisi nyeri pada vagina biasanya disebut sebagai vulvodinia. Kondisi ini bisa berkaitan dengan masalah medis maupun psikologis. Beberapa kondisi yang mungkin berkaitan adalah sebagai berikut:

1. Herpes
Herpes merupakan suatu penyakit menular yang dapat terjadi pada wanita. Wanita yang mengalami herpes biasanya mengalami nyeri pada vagina disertai dengan adanya luka. Jika Anda tiba - tiba mengalami benjolan atau luka pada vagina, sebaiknya segeralah berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter.

2. Infeksi jamur
Walaupun tidak selalu menyebabkan nyeri pada vagina, infeksi jamur biasanya memberikan gejala gatal dan kering pada vagina yang seringkali dirasakan sebagai nyeri. Hindari area selangkangan yang lembab karena dapat memicu terjadinya infeksi jamur.

3. Kekeringan pada vagina
Anda mungkin mengira bahwa vagina yang kering hanya merupakan masalah wanita yang sudah mengalami menopause. Namun ternyata beberapa wanita yang mengonsumsi pil KB juga seringkali mengalami kekeringan pada vagina sehingga menyebabkan nyeri saat berhubungan seksual.

4. Endometriosis atau Pelvic Inflammatory Disease
Nyeri di vagian terutama saat haid bisa merupakan endometriosis (jaringan yang melapisi rahim tumbuh di tempat yang lain) atau pelvic inflammatory disease (infeksi organ reproduksi wanita). Pada kedua kasus ini biasanya pasien mengeluh adanya nyeri pada vagina. Selain itu biasanya disertai juga dengan perdarahan dari vagina.

5. Penyebab lain
Sekitar 9% wanita akan mengalami nyeri ini selama hidupnya. Vulvodynia atau nyeri pada vagina seringkali dialami sewaktu berhubungan seksual, memasukkan tampon atau timbul spontan tanpa adanya penyebab. Sering juga berkaitan dengan iritasi karena penggunaan sabun yang tidak cocok dengan manusia. Jika Anda mengalami hal ini, biasanya dokter akan memberikan obat penghilang rasa nyeri. Jagalah kebersihan vagina Anda dan hindari penggunaan sabun termasuk sabun pembersih vagina, untuk sementara.

Kesimpulannya adalah jika Anda mengalami nyeri pada vagina terlebih jika nyeri tersebut tidak hilang dengan sendirinya dan berlangsung selama berhari - hari, sebaiknya segeralah berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan tentang Nyeri di Vagina. Semoga bermanfaat untuk Anda.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar