Sukses

Nyeri Kepala Setelah Minum Kopi

24 Jul 2017, 22:04 WIB
Pria, 28 tahun.

Hai saya Umi, pertanyaan yang saya mahu tanya ialah: 1) Saya tidak boleh mengambil kopi pekat, nescafe, dark choc., dan saya akan pening setiap kali saya mengambilnya..ada yang mengatakan saya tidak boleh mengambil kafein..tetapi saya boleh ambil chocolate biasa, teh dan kopi nipis, dan yang saya tahu dalam makanan dan minuman berikut juga ada kafein..tetapi saya boleh pula mengambilnya. jadi mengapa perkara berikut berlaku? 2) Saya sering muntah setiap pagi, dan ini berlaku sejak zaman remaja..kadang kala saya cuba untuk mengawal supaya tidak muntah dan akibatnya saya akan pening. Mengapa?

Terima kasih sudah bertanya menggunakan fitur tanya dokter di Klikdokter.
Kami mohon maaf atas keterlambatan menjawab pertanyaan anda.

Sakit Kepala Setelah Minum Kopi:

Keluhan sakit kepala dapat disebabkan karena beberapa hal. Ada yang primer (tidak diketahui sebabnya), dan ada yang sekunder (dilatarbelakangi oleh penyakit lain). Sayang Anda tidak mendeskripsikan seperti apa sakit kepala atau perasaan berat di kepala yang Anda alami. Perlu diperhatikan apakah hanya di sebelah kepala, atau nyeri di belakang bola mata, atau nyeri di leher, atau berputar.


Nyeri kepala sendiri, terutama jenis cluster atau migrain, dapat dicetuskan oleh beberapa jenis makanan dan minuman seperti alkohol, coklat, makanan yang mengandung tiramin (keju, hati, ekstrak ragi, red wine), dan aditif makanan (MSG). Nitrit yang terkandung di dalam pengawet makanan seperi ham, salami, juga dapat menyebabkan nyeri kepala.


Adapun kopi menyebabkan tekanan darah naik, sehingga ada pula kemungkinan bahwa rasa berat yang Anda rasakan adalah karena tekanan darah yang naik sesaat.


Tentu saja sakit kepala juga dapat disebabkan oleh penyebab lainnya atau dapat juga multifaktorial. Yang dapat Anda lakukan sekarang adalah mengurangi jenis makanan yang disebutkan di atas, istirahat bila nyeri kepala datang, dan minum obat pereda rasa nyeri seperti parasetamol atau asam mefenamat. Apabila nyeri berlanjut silakan konsultasikan ke dokter spesialis saraf.

Ada baiknya Anda pastikan asupan gizi Anda seimbang, minum air putih minimal 8 gelas sehari, istirahat yang cukup (6-8 jam sehari), dan istirahat teratur apabila bekerja (bila berhadapan dengan komputer selama 2 jam, istirahatkan mata Anda selama 10 menit, lakukan selalau stretching setiap 2 jam).

 

Mual di pagi hari:

Keluhan mual dan nyeri perut bagian tengah saat ditekan di pagi hari dapat disebabkan oleh berbagai hal. Penyebab tersering adalah karena peyakit lambung, dimana asam lambung meningkat bisa menyebabkan keluhan nyeri perut ulu hati dan sensasi sesak nafas. Penyakit maag adalah ganguan pada lambung dimana terjadi peningkatan asam lambung. Maag itu sebenarnya dapat disebabkan oleh banyak hal seperti infeksi kuman H.Pylori, stres, sering telat makan dsb. Nah penyebab-penyebab itu dapat menyebabkan ulkus (luka pada lambung) yang dapat menyebabkan gangguan pada dinding lambung yang lama.

Untuk mengatasi maag yang Anda dapat lakukan adalah :

Hindari makanan pedas, terlalu asam dan yang mengandung gas (kol, sawi, minuman bersoda)
Hindari dahulu konsumsi kopi atau teh.
Makan sedikit-sedikit namun sering (porsi kecil dan sering) bisa hingga 5x dalam sehari
Jangan terlambat makan (bawa bekal bila memang sulit untuk makan saat kerja)
Usahakan dalam diet makanan yang sehat, banyak sayur dan buah, serta karbohidrat, lemak yang sehat (hindari makanan siap saji dan daging olahan seperti sosis, chicken nugget, hot dog)
Coba hindari stres, coba alihkan ke kegiatan lain bila stres memang sangat menggangu.
Awalnya, Anda dapat mengonsumsi obat anti asam lambung yang berisikan antasid untuk meredakan gejala. Antasid merupakan obat untuk menurunkan asam lambung yang bekerja dengan cepat. Antasid biasanya digunakan sebagai terapi akut (saat gejala sedang muncul). Untuk terapi rumatan/maintenance dapat diberikan obat golongan PPIs seperti omeprazole atau lansoprazole. Jika dengan perubahan pola makan dan minum obat bebas tersebut, keluhan tidak berkurang, sebaiknya Anda berkonsultasi secara langsung dengan dokter untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui apakah terdapat luka pada lambung Anda. Teruskan obat yang diberikan oleh Dokter yang merawat Anda. Untuk dosis, sebaiknya jangan mengurangi atau menambahkan dosis sebelum Dokter memberikan petunjuk.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,

Tim Klikdokter

0 Komentar

Belum ada komentar