Sukses

Paraben vs Phenoxyethanol

24 Jul 2017, 15:23 WIB
Wanita, 17 tahun.

Apakah berbahaya jika kosmetik yang mengandung phenoxyethanol dan kosmetik yang mengandung paraben dipakai secara bersamaan?

Terima kasih telah bertanya tentang Paraben vs Phenoxyethanol melalui fitur Tanya Dokter

Mohon maaf atas keterlambatan kami menjawab konsultasi Anda. Phenoxyetahanol banyak digunakan sebagai pengawet dan anti-bakteri dalam kosmetik. Produk kosmetik umumnya mengandung phenoxyethanol 2% atau lebih rendah. Kadar ini dianggap aman dan tidak menimbulkan keracunan. Namun demikian, ada penelitian yang menyebutkan bahwa bila phenoxyethanol dioleskan ke bibir atau sekitar mulut dapat menimbulkan keracunan. Food and Drug Administration (FDA) di Amerika Serikat juga memberikan peringatan kepada ibu menyusui untuk tidak menggunakan krim nipple yang mengandung zat ini, karena dapat menimbulkan muntah, diare, dehidrasi, dan gangguan saraf pada bayi.

Paraben juga bersifat sebagai pengawet dan antibakteri/antijamur pada produk kosmetik. Zat ini menjadi kontroversial di tahun 2004, karena terdapat studi di Inggris yang mengaitkan penggunaannya dengan tumor payudara. Sebagian peneliti juga berteori bahwa penggunaan produk ini bisa berhubungan dengan menurunnya jumlah sperma serta peningkatan jumlah tumor payudara dan tumor testis pada pria. Akibatnya, penggunaan paraben dalam produk kosmetik diganti dengan phenoxyethanol.

Keamanan kedua zat tersebut sesungguhnya masih kontroversial. Ada baiknya, bila Anda berkonsultasi lebih dulu dengan dokter kulit terkait produk perawatan wajah yang akan digunakan.

Demikian penjelasan yang dapat kami sampaikna terkait Paraben vs Phenoxyethanol. Semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar