Sukses

Peringatan Konten!!

Artikel ini tidak disarankan untuk Anda yang masih berusia di bawah

21 Tahun

LanjutkanStop Disini

Nyeri Saat Berhubungan Intim

24 Jul 2017, 10:06 WIB
Wanita, 24 tahun.

Slamat pagi dok saya mau nanyak .. temen saya sudah nikah 3bulan .. tapi untuk saat ini Miss v nya baru robek setengah dibibir vagina saja .. Dan tmen saya merasa perih dan sakit saat ingin memasukan Mr P ke Miss V nya .. yg jd prtanyaan saya ? Ad gak obat/cara agar pada saat dimasukannya tidak terasa sakit pada Miss V .. Karna tmen saya itu trauma dengan benturan keras di Miss V .. jadi pada saat ingin dimasukin Mr P nya terasa sakit skli .. TRIMAKASIH DOK

Terimakasih telah bertanya tentang nyeri saat berhubungan intim melalui fitur Tanya Dokter.

Nyeri saat berhubungan intim (dispareunia) dapat muncul saat akan penetrasi (entry pain) atau pada saat penetrasi dalam (deep pain). Faktor emosi juga berhubungan dengan tipe-tipe nyeri tersebut.

Penyebab entry pain saat penetrasi berhubungan dengan beberapa faktor berikut, yaitu:

  • Pelumas yang kurang. Ini merupakan penyebab paling sering, yang disebabkan oleh kurangnya waktu foreplay, juga oleh turunnya kadar estrogen setelah menopause, setelah melahirkan atau selama menyusui. Obat-obatan seperti antidepresan, obat darah tinggi, sedatif, antihistamin dan pil KB tertentu juga bisa menurunkan jumlah pelumas. 
  • Cedera, trauma atau iritasi. Ini termasuk cedera atau iritasi akibat kecelakaan sebelumnya, operasi organ panggul, atau akibat episiotomi (perlukaan untuk melebarkan jalan lahir).
  • Vaginismus. Kontraksi otot dinding vagina yang tidak disadari (spasme) dapat membuat penetrasi menyakitkan.
  • Kelainan bawaan seperti agenesis vagina (vagina tidak sepenuhnya terbentuk) atau himen imperforata (selaput dara menutupi mulut vagina) dapat menyebabkan entry pain.

Deep pain dapat disebabkan oleh kondisi-kondisi berikut dan umumnya lebih terasa pada posisi tertentu.

  1. Penyakit seperti endometriosis, penyakit radang panggul, prolaps rahim, rahim yang menghadap ke belakang (retrofleksi), myoma rahim, infeksi kandung kemih, wasir, kista ovarium, sindrom iritasi usus
  2. Akibat operasi atau pengobatan tertentu seperti operasi daerah panggul termasuk histerektomi (pengangkatan rahim) dan radioterapi/kemoterapi kanker.

Emosi sangat mempengaruhi aktivitas seksual pada wanita. Hal-hal berikut menyebabkan atau menambah intensitas nyeri saat hubungan intim.

  • Gangguan psikologis seperti kecemasan, depresi, khawatir akan tampilan fisik, ketakutan akan hubungan intim.
  • Stres akan membuat otot-otot panggul tegang sehingga timbul nyeri saat penetrasi.
  • Pernah mengalami kekerasan seksual di masa lalu.

Bila memang terjadi perlukaan di sekitar vagina, ada baiknya teman Anda menunggu dulu hingga luka benar- benar sembuh untuk kemudian mencoba berhubungan intim kembali. Selain itu, pelumas yang memang diformulasikan untuk hubungan intim juga dapat mengurangi nyeri akibat pergesekan saat hubungan intim.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan seputar nyeri saat berhubungan intim. Semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar