Sukses

Haid Tidak Teratur

24 Jul 2017, 10:17 WIB
Wanita, 25 tahun.

Pagi dok saya mau klarivikasi jawabn dari dokter alvin Dok saya tdk menggunakan kb..jd sering terjadi sakit d perut bagian tengah..makanya saya tanya apakah itu magh??cz seperti saya hamil pertama dulu..dan haid 2bln skali jgj gak wajar kan dok kalau haid gak teratur??apa yg hrus sya lakukan mengatasi haid 2bln sekali ini,makasih

Terima kasih telah menggunakan fitur Tanya Dokter.

Kami mengerti kekhawatiran Anda. Merujuk pada pertanyaan, Anda mengalami haid dua bulan sekali. Apakah sebelumnya menstruasi Anda pernah teratur? Apakah ada keluhan lain saat haid seperti nyeri perut yang dirasa lebih nyeri dari biasanya atau perdarahan yang banyak?

Siklus menstruasi dihitung dari hari pertama haid terakhir hingga hari pertama haid berikutnya. Normalnya berkisar antara 21-35 hari dan berlangsung selama 3-7 hari. Siklus menstruasi yang tidak teratur umumnya terjadi akibat gangguan keseimbangan hormonal yang dapat disebabkan oleh beberapa keadaan, antara lain:

pada 3-5 tahun pertama setelah menstruasi pertama
perempuan dengan gangguan makan (seperti anoreksia nervosa, bulimia)
perempuan dengan indeks massa tubuh (IMT) > 30
stres psikologis
atlet
kekurangan vitamin K
penggunaan obat-obatan tertentu
kelainan pembekuan darah
gangguan hormon tiroid, dsb

Apakah ada berbagai keadaan diatas yang Anda alami?
Oligomenorea merupakan suatu keadaan dimana siklus menstruasi memanjang lebih dari 35 hari, sedangkan jumlah perdarahan tetap sama. Wanita yang mengalami oligomenorea akan mengalami menstruasi yang lebih jarang daripada biasanya. Penyebabnya sangat bervariasi, mulai dari penyebab organik, endokrinologik (hormonal), anatomik, hingga tindakan medis tertentu. Hal ini wajar ditemukan 3 hingga 5 tahun sejak mendapatkan menstruasi pertama dimana tubuh masih melakukan upaya penyesuaian terhadap kondisi hormonal yang dapat mempengaruhi keseimbangannya.

Namun jika Anda sampai mengalami menstruasi 1 kali selama dua bulan di luar 3-5 tahun pertama, dan ini terus terjadi maka hal ini perlu mendapat perhatian khusus. Kami sarankan sebaiknya Anda memeriksakan diri ke dokter spesialis kebidanan dan kandungan untuk dilakukan wawancara medis, pemeriksaan fisik menyeluruh, serta pemeriksaan penunjang seperti pemeriksaan USG atau pemeriksaan hormon untuk mengevaluasi berbagai kemungkinan penyebab keluhan Anda. Setelah mengetahui penyebabnya maka dapat ditentukan penanganannya.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar