Sukses

Penyebab Penis Lemas

24 Jul 2017, 08:19 WIB
Pria, 21 tahun.

Penis lemas sebelum ejakulasi..? Mengapa??

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter.com

Kami memahami kekhawatiran Anda. Keluhan Anda pasti sangat mengganggu Anda.

Izinkan kami menjelaskan sedikit mengenai disfungsi ereksi. Disfungsi ereksi (DE) merupakan salah satu jenis gangguan seksual pada pria. Secara definisi DE adalah kurangnya kemampuan mempertahankan ereksi untuk melakukan aktivitas seksual dengan baik.

Pada dasarnya disfungsi ereksi terbagi dalam dua faktor penyebab, psikis dan organis. Penyebab faktor psikis biasanya dilatarbelakangi oleh faktor kejenuhan, kejengkelan, kekecewaan, hilangnya daya tarik terhadap pasangan, trauma seksual hingga rasa takut gagal yang terpicu dari kurangnya rasa kepercayaan diri. Sementara penyebab faktor organik DE biasanya terkait penyakit seperti diabetes, hipertensi, kolesterol, pasca-operasi prostat dan penyempitan pembuluh darah. Faktor usia juga dapat mempengaruhi dimana semakin tua usia semakin besar risiko DE.

Beberapa hasil penelitian mengemukakan, mayoritas penderita DE pada usia muda atau produktif terpicu dari faktor psikis. Sementara DE pada penderita berusia diatas lima puluh tahun memiliki kecenderungan terpicu oleh faktor penyakir degeneratif.

Penyebab Disfungsi Ereksi umumnya antara lain:

Kelainan pembuluh darah

Kelainan persarafan

Obat-obatan

Kelainan pada penis

Merokok

Masalah psikis yang mempengaruhi gairah seksual

Kelainan pembuluh darah Agar dapat menegang, penis memerlukan aliran darah yang cukup. Karena itu penyakit pembuluh darah (misalnya aterosklerosis) dapat menyebabkan impotensi. Impotensi juga bisa terjadi akibat adanya bekuan darah atau akibat pembedahan pembuluh darah yang menyebabkan terganggunya aliran darah arteri ke penis.

Kelainan persarafan juga bisa menyebabkan impotensi. Kerusakan saraf ini dapat terjadi akibat:

Cedera

Diabetes melitus

Sklerosis multiple

Stroke

Obat-obatan

Alkohol

Penyakit tulang belakang bagian bawah

Pembedahan rektum atau prostat.

Obat-obatan Risiko DE meningkat seiring dengan kebiasaan mengonsumsi narkotika, obat zat psikotropika, antidepresi (litium), obat penenang dan hormon. Serta dapat juga dipicu dari konsumsi obat-obatan anti-hipertensi dan antigastritis (simetidin).

Gejala Pada disfungsi ereksi, tanda-tandanya adalah sebagai berikut:

Tidak mampu ereksi sama sekali atau tidak mampu mempertahankan ereksi secara berulang (sedikitnya selama 3 bulan )

Tidak mampu mencapai ereksi yang konsisten

Ereksi hanya sesaat.

Jenis pengobatan yang ada tergantung kepada penyebab primernya. Selain itu ditujukan pula untuk memperbaiki fungsi ereksi. Tidak sedikit kasus disfungsi ereksi tidak memerlukan obat, terutama pada kasus disfungsi ereksi karena faktor psikologis. Disamping itu, peran pasangan sangat penting untuk membantu pemulihan disfungsi ereksi.

Kami sarankan agar Anda memeriksakan diri kepada dokter agar mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut.

Demikian, semoga informasi ini bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar