Sukses

Solusi Sering BAK

24 Jul 2017, 08:08 WIB
Wanita, 27 tahun.

Salam dokter, saya ingin bertanya. Sudah hampir setahun ini saya sering buang air kecil. Dulu bisa 10 kali dalam sehari, tapi sekarang bisa hingga 20 kali sehari. Bahkan di malam hari saya bisa terbangun dua kali untuk buang air kecil. Bahkan di saat puasa aktivitas buang air kecil terlalu sering ini pun tetap terjadi. Saya juga mengalami perasaan lemas dan mudah lelah. Kira-kira penyakit apa yang saya derita? Terima kasih

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Tanya Dokter di Klikdokter.com
Kami memahami kekhawatiran Anda. Sebelumnya kami ingin mengajukan pertanyaan, sejak kapan keluhan sering berkemih dirasakan? Berapa banyak air yang dikonsumsi dalam sehari, apakah Anda sering minum? Apakah terdapat keluhan anyang-anyangan atau buang air kecil tidak lampias? Apakah terdapat nyeri pada saat berkemih? Apakah ada keluhan lain yang dirasakan?

Ada beberapa kondisi yang sering menyebabkan buang air kecil:

Infeksi Saluran Kencing: infeksi saluran kencing menyebabkan keluhan sering BAK, nyeri, sedikit-sedikit, rasa tidak lampias (rasa ada sisa setelah kencing), bisa disertai dengan perubahan warna kencing menjadi keruh atau kemerahan. Infeksi saluran kencing dapat pula disertai dengan penyakit batu saluran kencing. Faktor risiko terjadi infeksi saluran kencing adalah minum sedikit, sanitasi yang buruk, dan hubunan seksual yang tidak sehat.

Diabetes mellitus (kencing manis): ditandai dengan keluhan banyak minum, banyak makan, banyak kencing terutama pada malam hari, penurunan berat badan, dan keluhan-keluhan tidak khas lainnya.

Diabetes insipidus: kekurangan hormon antidiuretik atau kurangnya respon ginjal terhadap hormon antidiuretik. Kondisi ini menyebabkan jumlah air kencing yang berlebih.

Pembesaran kelenjar prostat: biasa terjadi pada pria yang sudah lanjut usianya >50 thn.

Untuk memastikan penyebab keluhan Anda, diperlukan pemeriksaan lebih lanjut berupa wawancara medis, pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan penunjang, misalnya urinalisis. Kami menyarankan Anda untuk memeriksakan diri ke dokter umum atau dokter penyakit dalam untuk diperiksa lebih lanjut.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar