Sukses

Sakit Kepala Berulang

23 Jul 2017, 15:50 WIB
Wanita, 16 tahun.

Dok .. saya akhir akhir ini sakit kepala belakang tapi terkadang hilang dan jadi cenat cenut . Saya sering pulang larut malam karena aktifitas yang gak bisa ditinggalkan . Saya dulu pernah pusing yang sakit banget dikepala waktu umur 12 tahun dan kata seorang dokter saya terlalu banyak aktifitas dan katanya kelelahan tapi tubuh saya gak merasa lelah . Apakah ada gejala selanjutnya kalau ini terjadi berulang ulang?? Dan apakah saya ada penyakit atau bagaimana ? Terimakasih

Terima kasih telah bertanya melalui fitur Tanya Dokter.

Untuk mengetahui apakah penyebab sakit kepala Anda, harus dibedakan dahulu, apakah yang Anda alami sakit kepala atau pusing? Sakit kepala adalah rasa nyeri pada kepala yang bukan merupakan rasa berputar. Sepertinya yang Anda alami lebih mengarah ke sakit kepala.

Sakit kepala dapat dibagi menjadi sakit kepala primer dan sakit kepala sekunder.

Primer - tidak disebabkan oleh kondisi apapun, hasil pemeriksaan lab, dan penunjang lainnya normal
Sekunder - terdapat penyakit yang mendasari, seperti akibat cedera leher/kepala/tulang belakang, peradangan atau gangguan pada pembuluh darah di dalam dan sekitar otak, termasuk stroke, infeksi (meningitis), tekanan dalam otak yang terlalu tinggi atau rendah, tumor otak, cedera kepala; hal-hal ini biasanya bisa terlihat melalui CT scan

Pada kasus Anda, memang belum jelas ini disebabkan oleh sakit kepala primer atau sekunder. Pada sakit kepala primer, bila sakit kepala yang Anda rasakan terjadi >15 hari dalam sebulan, dalam waktu paling sedikit 3 bulan, Anda dianggap mengalami sakit kepala kronis (chronic daily headaches/CDH).

Pada tipe yang primer, terdapat CDH yang berlangsung singkat dan yang berlangsung lama (>4 jam). Terdapat 4 jenis sakit kepala yang biasanya berlangsung lama: chronic migraine, chronic tension type headache, new daily persistent headache, dan Hemicrania continua.

Faktor risiko lain yang menyebabkan sering sakit kepala adalah: jenis kelamin perempuan, kondisi cemas, depresi, gangguan tidur, obesitas, mengorok, konsumsi kafein berlebihan, dan konsumsi obat sakit kepala berlebihan.

Selain sakit kepala primer, sakit kepala juga dapat disebabkan oleh penyakit lain yang mendasari, yaitu yang disebut sakit kepala sekunder. Untuk mengetahui apakah Anda memiliki kelainan yang lebih berbahaya mendasari keluhan Anda, maka sebaiknya segera konsultasikan kondisi Anda ke dokter spesialis saraf.

Untuk saat ini, yang dapat dilakukan adalah:

  • Menghindari aktivitas yang memperburuk sakit kepala Anda.
  • Gunakan obat antinyeri seperti parasetamol atau ibuprofen, namun jangan lebih dari 3 hari/minggu.
  • Istirahat yang cukup

Sakit Kepala Bagian Belakang

Demikian informasi yang dapat disampaikan. Semoga bermanfaat,

Salam sehat.

0 Komentar

Belum ada komentar