Sukses

Efek Samping Obat TBC Paru

23 Jul 2017, 10:59 WIB
Pria, 45 tahun.

Assalamualaikum dok,saya mau nanya,orang tua saya itu sakit batuk udah lama,tapi baru periksa ke dokter baru sekitar 3 bulan yang lalu,itu juga karena kondisi beliau yang drop,setelah saya bawa ke rumah sakit paru di daerah salatiga,beliau ternyata,positif TBC,dan positif diabetes,di RS saya di kasih obat banyak sekali,ada yang merah,jg ada yang kuning,setelah kondisinya sehat,beliau harus berobat jalan,tapi selang waktu 1 bulan obat jalan di hentikan,saya juga belum tau alasanya kenapa,itu anjuran dokter,setelah selang satu bulan lagi,beliau di suruh melanjutkan obat khusus TBC,tapi baru selang 2 jam beliau langsung drop,katanya di bagian dada nyeri,panas,jg sesak nafas. Dok mohon di kasih penjelasan serta solusi,kenapa beliau selalu merasakan sakit apabila sehabis minum obat TBC dari RS paru,padahal sebelumnya udah sehat total,setelah di lanjut obatnya,selang 2 jam saja jadi sakit lagi. Terima kasih.

dr. Jeannyfer HJ

Dijawab Oleh:

dr. Jeannyfer HJ

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Tanya Dokter klikdokter.

Halo, penggunaan obat TBC paru harus dipantau oleh dokter. Dalam jangka waktu tertentu selama pengobatan, dokter akan melakukan pemeriksaan fungsi hati untuk mengetahui apakah obat tersebut memberikan efek samping pada pasien atau tidak.

Rifampicin memiliki efek samping gangguan pencernaan, gangguan fungsi hati, kuning, gejala flu, reaksi kulit, dan gangguan pada darah.

Pyrazinamide memiliki efek samping hepatotoksisitas (gangguan pada hati), gout (asam urat), anemia skleroblastik, gangguan pencernaan, ulkus peptikum (perlukaan pada pencernaan), disuria (nyeri berkemih), demam, lemas, alergi

INH memiliki efek samping gangguan pada saraf (periferal neuropati), mual, muntah, gangguan pencernaan, gangguan hati, gangguan pada darah.

Apakah ada keluhan mual-muntah disertai mata atau tubuh menjadi berwarna kuning? Apabila memang ada, maka ada kemungkinan terjadi gangguan pada hati. Gangguan pada lambung juga dapat terjadi akibat efek samping obat ini.

Secara garis besar, pemeriksaan darah diperlukan selama masa pengobatan dan pengobatan harus tetap dilakukan dalam pengawasan dokter. Kami menyarankan agar Anda selalu berkonsultasi ke dokter spesialis paru dimana Anda memperoleh obat-obatan tersebut untuk dievaluasi apakah keluhan ini terjadi akibat efek samping obat TB tersebut atau tidak.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar