Sukses

Berat Badan Bayi Menurun

22 Jul 2017, 21:16 WIB
Pria, 25 tahun.

Malem, baby saya usia 5 bulan. Awal2 minum susu bmt bb naik, tp sdh 1 minggu ini bb menurun. Pdhal minggu ini minum sehari 4 smpai 5 kali. Per minum 60ml. Kalau saya tinggal mengajar sj minum sufornya. Mhn penjelasannya.. Apa mgkn dr takaran atau lainnya.

dr. Ellen Theodora

Dijawab Oleh:

dr. Ellen Theodora

Terima kasih telah bertanya mengenai BB susah naik pada bayi melalui fitur Tanya dokter.

Kami mengerti kekhawatiran Anda. Apakah bayi Anda tidak mengkonsumsi ASI? Sayangnya Anda juga tidak mencantumkan berat badan anak Anda. Sehingga, kami tidak dapat menentukan bahwa apakah berat bada anak Anda masuk ke dalam gizi baik, kurang atau buruk.

Sebenarnya, pertambahan BB bayi bisa dilihat per triwulan. Pada triwulan I, kenaikan BB berkisar 150-250 gram/minggu, triwulan II kenaikannya 500-600 gram/bulan, triwulan III naik 350 – 450 gram/bulan, dan triwulan IV sekitar 250-350 gram/bulan

Untuk melihat normal-tidaknya BB bayi adalah saat usianya mencapai 6 bulan dan 1 tahun. Di usia 6 bulan, BB bayi harus mencapai 2 kali lipat berat lahir dan menjadi 3 kali lipatnya pada usia 1 tahun. Kurang dari ini, BB nya bisa disebut rendah atau bayi kurus. Selain itu, perlu diketahui saat ini berapa berat badan anak Anda untuk benar-benar mengetahui kondisi kesehatan dan tubuhnya. Berapa berat badannya saat ini?

Untuk menaikkan berat badan, prinsipnya adalah asupan makanan lebih tinggi daripada energi yang keluar. Karena bayi aktivitasnya masih terbatas, maka sangat penting untuk meningkatkan asupan makanan. Jika anak Anda masih aktif dan baik dalam menyusui maka tidak ada yang perlu Anda khawatirkan. Penuhi asupan nutrisi dan makanannya lewat konsumsi ASI dan susu yang mencukupi.

Ada juga kondisi dimana anak sakit sehingga berat badan tidak naik-naik, yang paling sering adalah tuberkulosis paru. Apakah di keluarga atau sekitar anak Anda ada yang menderita tuberkulosis? Bila dengan asupan makanan yang cukup tetapi berat badan tidak naik-naik, ada baiknya Anda membawa ke dokter spesialis anak apakah menderita tuberkulosis. Bila ya, maka harus diobati dengan cermat.

Apabila keluhan ini masih berlanjut, kami sarankan menemui dokter spesialis anak agar dapat mengatur asupan nutrisi gizi anak Anda.

Demikian informasi ini kami sampaikan, Semoga bermanfaat.

Salam sehat,

0 Komentar

Belum ada komentar