Sukses

BAB Berdarah, Mengapa?

22 Jul 2017, 21:16 WIB
Pria, 26 tahun.

dok saya mau tanyak kenapa saya waktu buang air besar kluar darah belakangan setelah kotoran saya buang

dr. Ellen Theodora

Dijawab Oleh:

dr. Ellen Theodora

Terima kasih telah bertanya seputar BAB berdarah melalu fitur Tanya dokter.

Kami mengerti rasa khawatir yang Anda rasakan. Informasi yang anda sampaikan diatas, adanya BAB keluar darah. Apakah darah berwarna merah segar? jika iya maka bisa jadi anda terkena ambeien. Ambeien atau wasir atau dalam dunia medis kami menyebutnya dengan hemoroid bukan merupakan penyakit herediter (penyakit keturunan). Hemoroid dicetuskan oleh beberapa faktor risiko, salah satunya adalah sembelit atau konstipasi.

Ada beberapa pilihan terapi wasir, termasuk penyuntikan wasir dengan zat sklerosan sehingga menyebabkan runtuhnya dinding pembuluh darah pada wasir (yang dilakukan terhadap Ibu 2 tahun lalu). Terapi ini hanya berguna pada hemoroid yang masih kecil yaitu derajat I-II yang tidak sembuh dengan terapi konservatif (diet tinggi serat, tidak mengedan, krim hemoroid). Sekitar 77-86% hemoroid akan sembuh total atau tidak kembali seperti semula. Namun terapi ini sudah jarang dilakukan lagi di negara-negara maju karena risiko infeksi dan komplikasi yang dapat menyebabkan kerusakan rektum.

Pada saat ini terapi non-operatif yang cukup banyak digunakan adalah Rubber Band Ligation yaitu karet yang diikatkan pada wasir sehingga jaringan wasir akan mengalami kematian yang pada akhirnya akan lepas sendiri bersamaan dengan buang air besar.

Namun apapun terapinya tidak akan berarti bila tidak disertai perubahan pola makan, olahraga, perilaku ke belakang. Hal ini disebabkan peluang kembalinya hemoroid erat kaitannya dengan pola hidup yang dijalani. Penyembuhan sempurna dari wasir adalah dengan melakukan terapi operatif dan perubahan gaya hidup.

Sembelit merupakan salah satu faktor risiko timbul kembalinya hemoroid, karena itu Anda perlu menangani hal ini. Untuk mengatasi sembelit, terdapat beberapa hal yang perlu Anda lakukan, antara lain:

-Makan makanan berserat tinggi setiap hari (sayur dan buah, sereal, suplemen serat, dll)
-Minum, setidaknya 8 gelas per hari
-Menggunakan pelunak tinja atau laksatif (obat pencahar). Penggunaan obat-obat ini untuk jangka lama sebaiknya dikonsultasikan dulu ke dokter.
-Jangan menunda BAB dan hindari mengedan terlalu keras.


Selain itu, Anda juga perlu menjaga kebersihan daerah anus, menghindari penggunaan celana ketat, dan sebaiknya rajin berolahraga. Ibu juga dapat mencoba, berendam duduk di dalam air hangat selama 10 menit, beberapa kali dalam sehari, menggunakan es batu pada wasir, atau menggunakan krim wasir untuk mengatasi gejala.

Kami menyarankan Anda untuk melakukan pemeriksaan langsung terlebih dahulu dengan dokter sebelum menggunakan obat yang dapat dibeli di pasaran. Karena terapi dari hemoroid harus disesuaikan dengan hasil pemeriksaan terlebih dahulu.

Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam sehat, 

0 Komentar

Belum ada komentar