Sukses

Kesemutan

22 Jul 2017, 07:27 WIB
Wanita, 20 tahun.

Dok, saya habis minum obat dgm rincian berikut: Vitamin, antibiotik, paracetamol, dan ctm. Selang 15 menit setelah mengkonsumsi obat, tiba2 kedua telapak tangan saya dan jari2nya terasa sedikit kesemutan. Tapi tdk seperti kesemutan biasanya. Ini rasanya hanya tipis2 saja, tapi tetap terasa jelas. Ini kenapa ya, Dok? Apakah memang pengaruh obat yg saya minum atau bagaimana? Krn kemarin saya minum obat jg seperti itu tapi tdk ada efek apa2. Mohon bantuannya ya, Dok. Terima kasih.

Terima kasih telah bertanya seputar kesemutan pada tubuh menggunakan fitur Tanya Dokter di KlikDokter.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Namun pertama-tama kami perlu mengajukan beberapa pertanyaan seperti:

Apakah keluhan tersebut dirasakan hilang-timbul atau menetap?
Adakah saat-saat tertentu dimana kesemutan dirasa memberat?
Apakah anda memiliki riwayat terjatuh atau benturan pada kepala, tulang belakang atau area tempat kesemutan dirasakan?

Yang perlu anda khawatirkan adalah jika keluhan kesemutan anda semakin meluas dari hari ke hari, semakin sering dan disertai dengan keluhan-keluhan lain seperti sakit kepala, muntah-muntah, kelumpuhan anggota tubuh, gangguan penglihatan, gangguan pendengaran, dan lain sebagainya. Jika hal-hal tersebut terjadi pada diri anda, sebaiknya anda segera memeriksakan diri ke dokter spesialis saraf untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut sehingga anda segera mendapatkan pengobatan yang tepat.

Terdapat beberapa hal yang dapat menimbulkan terjadinya kesemutan, baik kesemutan yang bersifat sementara ataupun kesemutan yang berlangsung jangka panjang (kronis). Baberapa hal yang dapat menimbulkan kesemutan yang sementara antara lain adalah :

1. penekanan saraf yang berlangsung lama (seperti saat tidur, duduk bersila, dll)
2. frekuensi napas cepat
3. serangan panik
4. dehidrasi (kurang cairan)
5. kekurangan suplai darah pada tempat kesemutan
dsb

Sedangkan kesemutan yang berlangsung lama (kronis) dapat disebabkan oleh:

1.gangguan otak, saraf tulang belakang atau saraf tepi, termasuk di dalamnya adalah trauma, stroke, perdarahan otak, tumor, infeksi otak dan selaputnya, penekanan pada saraf akibat posisi, dsb
2. gangguan jantung dan pembuluh darah
3. gangguan metabolik dan hormonal: diabetes, gula darah rendah, gangguan hormon tiroid, menopause, kadar kalsium, kalium, natrium, ureum abnormal.
4. infeksi dan sindrom post-infeksi
5. gangguan jaringan ikat dan imunitas
6. kelainan darah, kulit, tulang, dan sendi
7. kurang vitamin: vit B1, vit B5 dan B12
8. keganasan/tumor otak
dsb

Untuk sementara, Anda dapat mengkonsumsi multivitamin B kompleks untuk mengurangi keluhan. Namun kami sarankan Anda menemui dokter spesialis saraf agar dapat ditelusuri lebih lanjut penyebabnya disertai penanganan optimal.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar