Sukses

Pertanyaan Seputar Sulit Tidur

21 Jul 2017, 17:05 WIB
Wanita, 24 tahun.

Assalamu'alaikum dok... salam kenal sya sari dok usia 24thn.. sy mau tnya dok dari remaja sampe sekrang sdh menikh dan punya ank 1 usia 3thn sy sulit tidur dok bisa tidur klw sdh jam 12 lbh terus.. tp klw sdh tidur mau bangun malas sekali dok.. ap sy termasuk terkena penyakit insomia z dok.. mohon penjelasnnya dok sy harus priksa ke dokter kah atw bagaimana.. Terima kasih dok seblmnya..

Terima kasih telah bertanya mengenai sulit tidur menggunakan fitur Tanya Dokter.

Sebelumnya, izinkan kami memberikan sedikit penjelasan mengenai sulit tidur. Terdapat beberapa faktor penyebab kesulitan tidur atau insomnia, seperti faktor predisposisi psikologis dan biologis, penggunaan obat-obatan dan alkohol, faktor lingkungan dan kebiasaan buruk. Faktor-faktor tersebut jarang berdiri sendiri. Sebagai contoh adalah faktor fisis tertentu yang dapat memicu timbulnya masalah psikologis, begitupun sebaliknya. Faktor psikologis juga dapat memengaruhi sistem saraf pusat sehingga membuat kondisi fisis senantiasa siaga seperti saat cemas, tegang, atau stres.

Mengingat banyaknya faktor yang dapat menyebabkan gangguan tidur, perlu dilakukan evaluasi lebih lanjut untuk memastikan penyebabnya, termasuk menggali berbagai kemungkinan adanya kondisi medis yang mendasari. Bila ditemukan kondisi medis / penyakit yang mendasari, tentunya diperlukan terapi fisis tertentu. Namun bila kemungkinan tersebut sudah dapat disingkirkan, terdapat beberapa tips yang dapat ibu anda terapkan:

Hindari konsumsi minuman yang mengandung kafein saat sore hingga malam hari
Biasakan diri untuk berolahraga teratur, tidak merokok, hindari konsumsi alkohol,narkotik, dsb.
Cobalah mengatur pola tidur.
Bangun dan tidur pada waktu yang sama setiap harinya, bahkan ketika hari libur.
Buatlah suasana yang efektif dan efisien untuk tidur.
Buat diri senyaman mungkin untuk tidur, seperti dengan penggunaan lampu tidur, penutup mata, menghindari suara bising, televisi, dsb. Tidur di ruangan gelap lebih baik daripada ruangan terang.
Hindari penggunaan obat tidur, terutama tanpa anjuran dokter.
Obat tidur hanya efektif untuk sementara dan penggunaan yang berlebihan justru akan membuat penurunan efektivitas obat tersebut. Terapi terbaik adalah dengan mengatasi penyebabnya, bukan gejala. Selama penyebab yang mendasari masih ada, Anda akan terus mengalami gangguan tidur.
Relaksasi
Buat diri serileks mungkin, seperti dengan meditasi atau yoga.
Berpikir positif.
Jika memiliki masalah psikologis, cobalah untuk menerima dan menghadapinya.

Dengan menerapkan beberapa tips di atas, diharapkan sudah dapat mengatasi gangguan tidur yang dialami oleh Anda. Namun, bila keluhan sulit tidur dirasa cukup mengganggu, Anda dapat berkonsultasi dengan dokter secara langsung guna dilakukan wawancara medis yang mendetil dan pemeriksaan fisis secara langsung untuk menentukan diagnosis dan penanganan yang sesuai bagi keluhannya.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan mengenai sulit tidur, semoga bermanfaat. Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar