Sukses

Nyeri Pinggang Setelah Melahirkan

21 Jul 2017, 13:40 WIB
Pria, 33 tahun.

Halo dok, saya berusia 33 tahun. Saya punya bayi usia 6 bulan, pasca melahirkan 5 bln saya mulas spt haid, saya sempat diberi obat pereda mulas, tp setelah obat abis terkadang saya msh mrrsakan mulas sedikit2, dan saat yg bersamaan saya merasakan pinggang kebawah (pinggang, panggul, selangkangan, paha, dengkul, dan telapak kaki) itu kalau dr duduk lalu berdiri/berjalan/saat bangun tidur semuanya terasa linu sekali. Itu gejala apa ya dok, apa penyebabnya?? krn saya merasa sgt terganggu utk beraktifitas terutama mengurus bayi saya. Fyi saat melahirkan anak kedua ini saya melahirkan normal ttp vakum dgn episiotomi (dlu anak pertama saya normal dgn induksi krn bayi meninggal saat di rahim usia 7 bulan) Apakah latar belakang saat melahirkan kedua anak saya berpengaruh pd gejala ini? Terima kasih dok

Terima kasih telah mengajukan pertanyaan mengenai nyeri pinggang setelah melahirkan melalui fitur Tanya Dokter. 

Pada kondisi seperti yang Anda alami, dimana nyeri menetap paska melahirkan, hal ini dapat diakibatkan oleh faktor lain selain dari kehamilan yang telah lalu. Berikut adalah beberapa kondisi yang dapat mengakibatkan nyeri punggung dan tulang belakang :

Stress. Punggung sangat sensitive terhadap ketegangan otot akibat stress sehari-hari. Dalam keadaan lemah dan kaku, otot punggung mengalami spasme (kejang). Kondisi ini menyebabkan aliran darah yang mengangkut oksigen menjadi terhambat, sehingga otot kekurangan oksigen. Akibatnya, penderita mengalami nyeri yang semakin parah jika tidak segera ditangani dokter.
Postur tubuh yang buruk. Postur tubuh yang kurang tepat menyebabkan lengkung tulang belakang tidak berada dalam satu garis lurus sehingga mudah cedera dan menimbulkan kelainan premature pada diskus. Diskus yang rapuh tidak lagi mampu menjadi bantalan vertebra. Kelainan akibat postur tubuh yang buruk yaitu tulang belakang terlalu melengkung ke depan atau belakang.
Kurang Olahraga. 80% kasus nyeri tulang punggung disebabkan karena buruknya kelenturan (tonus) otot atau kurang berolahraga. Otot yang lemah, terutama pada daerah perut, tentu tidak mampu menyokong punggung secara maksimal.
Cedera dan ketegangan otot. Gerakan memutar, membungkuk atau mengangkat beban berat yang tidak dilakukan secara benar, akan mengakibatkan ketegangan pada otot atau cedera ligamen (jaringan elastis yang menjaga kestabilan tulang). Hal yang sama juga dapat terjadi akibat gerakan secara mendadak dalam berolahraga, misalnya ketika berganti arah.
Kelainan bentuk tulang belakang, seperti bentuk tulang belakang yang bengkok (skoliosis).
Osteoarthritis. Proses penuaan menyebabkan diskus keluar (menonjol) dari tempat semestinya dan menghasilkan pertumbuhan tulangbaru seperti taji yang menimbulkan radang sendi disertai nyeri. Postur tubuh dan perawatan tulang belakang yang baik biasanya dapat meredakannya.
Syaraf terjepit atau hernia nukleus pulposus (HNP). Gejalanya berupa nyeri pinggang hebat yang menjalar sampai ke paha/kaki. HNP merupakan suatu keadaan dimana sebagian atau seluruh bagian dari nukleus pulposus mengalami penonjolan kedalam kanalis spinalis


Coba Anda evaluasi kembali,adakah dari faktor tersebut yang mungkin mengakibatkan nyeri menetap yang saat ini Anda alami?

Kami sarankan Anda untuk melakukan konsultasi lebih lanjut dengan dokter spesialis saraf agar dapat dilakukan pemeriksaan fisik secara menyeluruh dan penanganan yang optimal. 

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan mengenai nyeri pinggang setelah melahirkan. Semoga bermanfaat. 

0 Komentar

Belum ada komentar