Sukses

Peringatan Konten!!

Artikel ini tidak disarankan untuk Anda yang masih berusia di bawah

21 Tahun

LanjutkanStop Disini

Sperma Keluar Lagi Dari Vagina

21 Jul 2017, 14:07 WIB
Pria, 28 tahun.

Pertanyaan saya : 1. Normalkah sperma keluar dari vagina saat penetrasi dalam vagina istri? Setelah klimaks tsb saya diamkan penis tetap didalam vagina sekitar 5 s/d 10 menit. Pas saya cabut, sperma langsung keluar dari vagina dengan banyak hampir setengah sperma yg ditembakkan. 2. Apakah itu bisa menjadi penyebab istri saya belum hamil? 3. Kenapa itu bisa terjadi? Padahal penis sudah nancap habis dalam vagina. 4. Bagaimana solusinya untuk hal tersebut dok...

Terima kasih telah bertanya tentang Sperma Keluar Lagi Dari Vagina menggunakan Fitur Tanya Dokter.

Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan.

Cairan ejakulasi yang keluar lagi lewat vagina setelah melakukan hubungan sangat wajar terjadi dan hal tersebut tidak mempengaruhi potensi terjadinya kehamilan selama sperma yang dihasilkan memiliki kualitas yang baik dan jumlah yang cukup. Hal tersebut juga tidak ada keterkaitannya dengan kelainan rahim. Pada saat ejakulasi, seorang pria normalnya akan mengeluarkan cairan sebanyak 2-5 ml yang terdiri dari cairan mani dan sperma. Sperma yang berukuran mikroskopik dapat masuk ke rahim melalui mulut rahim sedangkan sisa cairannya akan tertinggal di dalam vagina. Apabila cairan ejakulasi keluar dari vagina sesaat setelah melakukan hubungan seksual atau pada pagi harinya, hal tersebut masih wajar terjadi karena cairan ejakulasi tidak diserap dan akan keluar sebagian. Sebaiknya setelah selesai berhubungan, Anda dapat mempertahankan posisi berbaring dengan dialaskan bantal selama 5-10 menit agar cairan mani tidak langsung keluar.

Untuk mendapatkan keturunan, Anda sebaiknya melakukan hubungan seksual pada waktu yang tepat. Waktu yang tepat untuk berhubungan seksual agar cepat mendapatkan keturuanan adalah saat terjadinya ovulasi (masa subur). Ovulasi adalah suatu peristiwa dimana sel telur keluar dari ovarium dan siap untuk dibuahi oleh sperma. Pada wanita dengan siklus menstruasi yang teratur (28 hari), waktu terjadinya ovulasi dapat diperkirakan sekitar 2 minggu sebelum terjadinya menstruasi berikutnya. Setelah dikeluarkan, sel telur dapat bertahan hidup selama 24 jam, sementara sperma yang telah dikeluarkan dapat bertahan hidup 48-72 jam, karena itu dianjurkan Anda melakukan hubungan seksual 2 hari sebelum hingga 2 hari sesudah waktu perkiraan ovulasi.

Karena itu untuk memperbesar kemungkinan terjadi pembuahan, kami sarankan untuk berhubungan intim teratur, 3-4x/minggu, terutama pada saat terjadinya ovulasi. Pada sebagian besar pasangan, kehamilan dapat terjadi dalam 1 tahun pertama setelah menikah. Jika setelah 1 tahun tetap tidak terjadi pembuahan, Anda dan suami dapat melakukan pemeriksaan kesuburan.

 

Demikian informasi yang dapat Kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar