Sukses

BAB Berdarah

21 Jul 2017, 11:07 WIB
Pria, 27 tahun.

Dulu saya waktu masih klas satu sd pernah d operasi skarang umur saya udah 27 .tetapi masih merasa sakit ketika mau buang air kecil ma besar dan srring juga ketika bab keluar darah

Terima kasih telah bertanya tentang BAB Berdarah menggunakan Fitur Tanya Dokter.

BAB berdarah dapat disebabkan oleh beberapa hal, diantaranya adalah disentri, wasir/hemoroid, polip usus besar, gastritis erosif (perlukaan pada lambung), kanker usus besar, sirosis hepatis (akibat pecahnya varises esofagus), inflamatorry bowel disease, lecet pada daerah anus karena feses yang keras, dan lain lainnya.

Pada infeksi (disentri) biasa disertai dengan diare, nyeri perut dan terkadang demam dan darah biasanya keluar bersamaan dengan tinja. Pada hemoroid biasanya darah keluar setelah selesai buang air besar, terdapat kesulitan buang air besar, darah sering kali hanya menetes, dan dapat dijumpai adanya benjolan yang ikut keluar dari anus. Pada kanker kolon, biasanya darah keluar dalam jumlah agak banyak dan disertai rasa nyeri pada saat buang air besar, dapat disertai diare ataupun tinja yang berbentuk kecil-kecil. Apabila disertai dengan kesulitan BAB, maka BAB berdarah seringkali disebabkan oleh karena adanya Ambeyen ataupun bisa karena adanya luka di anus (fisura Ani).

BAB dengan darah berwarna kehitaman biasanya disebabkan karena adanya perlukaan/perdarahan di saluran cerna bagian atas (gastritis erosif, pecah varises esofagus). Sedangkan jika darah berwarna merah segar pada feses kemungkinan kelainan terjadi di saluran cerna bagian bawah (kanker kolon, wasir, dsb).

Sulit bagi kami untuk menegakkan diagnosis tanpa pemeriksaan langsung. Diperlukan anamnesa dan pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang (jika diperlukan) untuk dapat menegakan sebuah diagnosa. Kami sarankan agar Anda segera memeriksakan diri Anda langsung ke dokter spesialis penyakit dalam untuk diperiksa secara seksama/mencari sumber perdarahan sehingga mendapatkan pengobatan yang sekiranya diperlukan. Jika perlu dilakukan pemeriksaan penunjang seperti analisa feses lengkap dan endoskopi.

Demikian informasi yang dapat kami berikan, semoga bermanfaat.

Salam sehat,

0 Komentar

Belum ada komentar