Sukses

Cara Mengatasi Anemia pada Ibu Hamil

21 Jul 2017, 11:56 WIB
Wanita, 24 tahun.

Dokter saya mau tanya,,, Skarang saya sedang hamil 33mg Ini kehamilan saya yg ke2 dokter riwayat kehamilan saya yg pertama secara sesar dan saya melahirkan anak kembar dan prematur. Saya baru priksa darah dokter ternyata hasilnya hemoglobin 10.4g/dl,eritrosit 3.400/ul,hematokrit 31.2 vol% Saya takut dokter soalnya kata dokter usg saya harus oprasi lagi melahirkanya tapi pas di lihat hasil tes darahnya katanya saya anemia. Trus saya harus gmna dokter supaya saya gak anemia lagi??

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi dari KlikDokter untuk bertanya tentang anemia pada ibu hamil.

Menurut World Health Organization (WHO) seorang wanita hamil dikatakan anemia bila kadar Hb < 11 mg/dl. Namun pada negara berkembang seperti Indonesia, WHO menetapkan anemia bila kadar Hb < 10 mg/dl.

Penyebab anemia yang paling sering pada kehamilan adalah kekurangan zat besi. Kebutuhan zat besi meningkat saat hamil dan ketidakmampuan untuk memenuhi kebutuhan tersebut dapat menyebabkan gangguan pada ibu dan janin. Bila tidak ditangani dengan baik dan dibiarkan berlarut, anemia pada ibu hamil dapat menyebabkan komplikasi bayi lahir prematur dan berat bayi lahir rendah.

Anemia pada kehamilan sangat berkaitan dengan asupan gizi dari makanan yang dikonsumsinya setiap harinya. Untuk mencegah dan mengatasi anemia saat kehamilan, pastikan ibu hamil mengonsumsi makanan yang kaya zat besi dan vitamin B lainnya. Usahakan juga untuk mengonsumsi makanan kaya zat besi setidaknya 3 sajian/hari. Makanan-makanan kaya zat besi antara lain:

Daging merah, unggas, ikan
Sayuran hijau (bayam, brokoli, kale, kangkung)
Sereal kaya zat besi
Kacang-kacangan
Telur
Untuk mempercepat penyerapan zat besi, konsumsilah makanan kaya vitamin C yaitu buah sitrus, stroberi, kiwi, tomat, dan paprika. Usahakan untuk mengonsumsi makanan ini dalam waktu bersamaan dengan mengonsumsi zat besi.

Selain itu, ibu hamil perlu mengonsumsi makanan kaya asam folat seperti yang terdapat pada sayuran hijau, buah sitrus, dan kacang kering. Ikuti juga anjuran dan instruksi dokter kandungan yang menangani Anda tentang suplemen asam folat dan zat besi yang perlu dikonsumsi saat hamil. Bila Hb di bawah 7 g/dL, dokter umumnya akan menyarankan ibu hamil untuk ditransfusi darah.

Demikian yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat untuk Anda.

0 Komentar

Belum ada komentar