Sukses

Peringatan Konten!!

Artikel ini tidak disarankan untuk Anda yang masih berusia di bawah

21 Tahun

LanjutkanStop Disini

Dampak Memasukan Jari Ke Vagina Dan Menelan Sperma

20 Jul 2017, 12:44 WIB
Wanita, 21 tahun.

Dok, pacar saya sering memasukan jarinya ke vagina saya, apakah saya masih bsa disebut perawan setelah pacar saya memasukan jarinua ke vagina saya ? Lalu apakah menelah sperma pacar saya dapat menyebabkan kehamilan ? Mohon djawab dok,

dr. Jeannyfer HJ

Dijawab Oleh:

dr. Jeannyfer HJ

Terima kasih telah menggunakan layanan Tanya Dokter e-Konsultasi KlikDokter.com.

Kami memahami kekhawatiran Anda. Sebelum kami menjelaskan lebih jauh jawaban pertanyaan Anda, izinkan kami untuk mejelaskan dahulu konsep perawan yang dewasa ini perlu banyak diluruskan.

Istilah keperawanan saat ini lebih ditekankan pada ada atau tidaknya selaput dara atau hymen pada liang vagina seorang wanita. Pada umumnya, pemeriksaan keperawanan dilakukan dengan memeriksa keadaan selaput dara atau hymen.

Dua konsep yang dimiliki masyarakat berkaitan dengan keperawanan perempuan adalah:

1. Hilangnya keperawanan ditandai oleh robeknya himen perempuan, dan

2. Hilangnya keperawanan karena telah berhubungan intim untuk pertama kali.

Sebenarnya, definisi yang lebih tepat dari hilangnya keperawanan adalah telah masuknya penis ke dalam vagina (penetrasi) atau telah melakukan hubungan intim. Pada umumnya selaput dara/hymen akan robek saat hubungan seksual pertama kali akibat penetrasi yang dilakukan. Namun robekan mungkin saja tidak terjadi pada jenis selaput dara yang sangat elastis.
Perlu diketahui, robekan pada selaput dara pun tidak harus selalu diakibatkan oleh hubungan seksual. Seperti halnya dapat juga disebabkan karena penggunaan tampon dan olahraga berat yang juga dapat menyebabkan keadaan robekan selaput dara yang tipis strukturnya. Jari yang dimasukkan ke dalam vagina dapat menyerupai aktivitas penetrasi penis dan berpotensi menyebabkan robeknya selaput dara.

Jika jari Anda yang dimasukkan ke dalam vagina sudah cukup dalam dan telah merobek selaput dara Anda maka perdarahan dapat terjadi. Namun, karena belum termasuk hubungan intim dengan penetrasi penis sehingga belum dapat disimpulkan mempengaruhi keperawanan.

Jadi, dapat disimpulkan bahwa keperawanan seseorang tidak dapat ditentukan hanya dari utuh atau tidaknya selaput dara namun pada proses penetrasi yang terjadi sebelumnya. Lebih lanjut sebagai perenungan, silakan kunjungi artikel kami yang berjudul Beda Negara, beda Konsep Keperawanan.

Sperma yang tertelan oleh wanita tidak akan menimbulkan kehamilan. Cairan sperma yang tertelan akan masuk ke saluran cerna dan akan mati saat terkena asam lambung. Kehamilan hanya akan terjadi jika adanya pertemuan sel sperma dengan sel telur, yaitu dengan masuknya sel sperma ke vagina.

Yang Anda lakukan dengan pacar Anda tentunya bukanlah seks  yang sehat yang merupakan awal untuk terjadinya seks bebas. Seks bebas sangat beresiko terinfeksi penyakit menular seksual (PMS). Untuk itulah, penting untuk menghindari diri dari terinfeksi dan cara paling efektif untuk mencegah terjadinya PMS dann penyebaran penularannya adalah dengan menjauhi perilaku seksual yang tidak bertanggung jawab. Mengingat usia Anda masih sangat muda, masih banyak hal-hal positif yang dapat dilakukan untuk menghindari seks bebas seperti belajar, olahraga, menyalurkan hobi di bidang kesenian, dan sebagainya.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar