Sukses

Penyebab Sesak Nafas

20 Jul 2017, 12:37 WIB
Pria, 18 tahun.

Selamat malam, saya ingin bertanya. Saya bukan penderita asama dan tidak pernah memiliki riwayat penyakit dengan paru-paru/ saluran pernafasan lainnya. Tapi, sudah 1 bulan ini saya sering mengalami sesak nafas hingga saya benar benar membuat saya kesulitan bernafas. Kadang mencoba mengambil nafas panjang dalam kondisi relax (hasil baca dari google) tetap tidak bisa meredakan sesaf nafas tersebebut. Sebelumnya dari saya SMA memang kerap mengalami sesak nafas jika berada di dalam konsisi kelelahan (terutama jika setelah melakukan aktivitas olaharaga). Selain itu saya juga merasa terganggu dengan dahak yang tidak bisa keluar padahal saya tidak dalam konsisi batuk. Adakah saran dari bapak/ibu dokter terhadapat keluhan saya (cara mengatasinya) ? Jika memang memerlukan pengobatan lebih lanjut, ke poli apa saya harus memeriksakan diri? Terimakasih. *Riwayat penyakit maag akut dan gangguan hati.

Terimakasih telah bertanya seputar sesak nafas melalui fitur Tanya Dokter.

 

Perasaan yang dirasakan oleh seseorang mengenai ketidaknyamanan atau kesulitan dalam bernapas dapat disebabkan oleh banyak hal. Untuk itu dibutuhkan pemeriksaan lengkap secara langsung oleh Dokter. Sesak napas dapat disebabkan oleh gangguan dalam sistem pernapasan (hidung, tenggorokan paru-paru) atau gangguan yang berasal dari luar paru-paru (jantung).

Tanda-tanda dari sesak napas dapat berupa :

Peningkatan jumlah frekuensi napas (dewasa >20x/menit; anak >30x/menit; bayi>40x/menit)

Kebiruan pada sekitar bibir, ujung-ujung jari

Adanya suara napas tambahan seperti ngorok, serak, grok-grok, mengi.

Bagaimana dengan keluhan Anda dan sudah berapa lama terjadi?

Penyebab kegawatdaruratan karena sesak napas dapat berupa :

Asma : batuk, mengi

Infeksi paru (pneumonia) : batuk, panas, sesak napas

Alergi (pembengkakan pada tenggorok yang menyebabkan terjadinya sumbatan) : riwayat makan makanan yang menyebabkan alergi (seafood, kacang, telur, dan lain sebagainya)

Sakit jantung (disertai nyeri dada)

Trauma dada (kecelakaan yang mengenai dada) : riwayat benturan keras di daerah dada, sesak napas, nyeri dada, ada kerusakan pada dada (patah tulang), pendarahan

Selain dari kelainan organik juga perlu dicari ada tidaknya gangguan psikologis, karena sesak napas juga dapat disebabkan oleh rasa cemas, panik, stres, depresi dan berbagai emosi negatif lainnya. Jika memang tidak ada masalah organik maka masalah psikologis harus dipikirkan, dan bukan tidak mungkin jika sesak napas merupakan akibat dari kombinasi keduanya.

Penanganan sesak nafas dilakukan berdasarkan penyebab dasar terjadinya sesak nafas tersebut. Oleh karena itu sebaiknya Anda tetap berkonsultasi langsung dengan Dokter agar dilakukan pemeriksaan langsung dan wawancara medis lebih mendalam untuk mendiagnosis keluhan yang Anda alami.

 

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan seputar sesak nafas. Semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar